Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Wakili Plt Gubernur Aceh, Kepala BPPA Lepas Sambut IKAMAPA

LOGOS TNbadge-check

TN.BANDUNG l — Keberadaan Mahasiswa Aceh di perantauan diharapkan mampu memberikan stigma positif terhadap isu-isu negatif yang berkembang di luar Aceh, khususnya di daerah Mahasiswa-Mahasiswi Aceh menimba ilmu. Peran serta tersebut dirasa penting untuk menunjukkan bahwa isu yang tersebar tersebut tidaklah benar.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah MT diwakili Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh, Almuniza Kamal, S.STP, M.Si saat menghadiri acara Tameurakan 2019, atau lepas sambut anggota Ikatan Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Aceh (IKAMAPA) yang diselenggarakan di Curug Cigamea, Bogor, Sabtu, 7 September 2019 kemarin.

Plt Gubernur Aceh juga memberikan tiga petuah penting bagi tumbuh kembangnya seseorang di tanah perantauan terutama bagi Mahasiswa/i antara lain silaturhami, kebijaksana, dan menjadi pencerah.

“Pertama, upayakan menjalin silaturahmi dengan orang tua (tokoh) asal Aceh di daerah Mahasiswa/i menuntut ilmu. Kedua, bijaksana dalam menggunakan media sosial demi menghindari debat kusir dan perpecahan,” ujarnya

Adapun yang ketiga, lanjut Plt, Mahasiswa/i juga diharapkan agar dapat menjadi pencerah bagi lingkungan sekitar dengan menjunjung nilai-nilai Islam. Sehingga memberikan warna bagi kehidupan sosial dimana pun mereka berada.

“Dengan begitu, Mahasiswa/i Aceh di perantauan akan dengan mudah beradaptasi sehingga dapat mendulang prestasi dan membawa nama baik Aceh,” jelas dia.

Terakhir, Plt Gubernur berharap Mahasiswa/i Aceh ikut membranding kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong sebagai kawasan competitive Halal, Smart and Green Industrial Park, tentang Kebangkitan dan semangat Pemerintah menyongsong bangkitnya Ekonomi Aceh.

“Dan berharap juga tersampaikan informasi tentang penurunan angka kemiskinan di Aceh. Adapun tujuannya adalah agar informasi tentang pemanfaatan dana otsus yang diterima rakyat Aceh telah dimanfaatkan dengan baik bagi kepentingan Aceh dimasa mendatang,” jelasnya.

Sementara, Dewan Penasehat IKAMAPA Faisal Jamil mengatakan semangat muda yang dicontohkan Plt Gubernur Aceh diwakili kepala BPPA kepada Mahasiswa/i diharapkan dapat berperan penting dalam perjuangan dan kemajuan Aceh di tingkat nasional.

Acara di tutup dengan seremonial Peusijuk dan foto bersama seluruh peserta Tameurakan 2019.*** (Gayo Raya)


Baca Lainnya

Jelang Mudik Lebaran, Polda Jateng Siagakan 28.980 Personel Gabungan dalam Operasi Ketupat Candi 2026

12 Maret 2026 - 19:45

Ketua DPRD Jepara Pimpin Langsung Pembagian Takjil untuk Masyarakat

11 Maret 2026 - 21:59

Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,7 Miliar ke Nganjuk, Sasar Lansia, Disabilitas hingga Penguatan Desa

11 Maret 2026 - 03:20

BBPJN Targetkan 550 Lubang Jalan Nasional Rampung Jelang H-10 Lebaran

11 Maret 2026 - 03:18

News Trending DAERAH