Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Wapres Sebut Konsep Huntara Semeru Model Perkampungan Relokasi Ideal

LOGOS TNbadge-check


					Wapres Sebut Konsep Huntara Semeru Model Perkampungan Relokasi Ideal Perbesar

Lumajang, Transnews.co.id – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menyebut bahwa hunian sementara (huntara) untuk masyarakat terdampak erupsi gunung semeru sebagai model perkampungan relokasi yang ideal.

“Ini betul-betul permukiman yang ideal, bagus, air minumnya setiap keluarga sudah disiapkan, bahkan pengolahan limbahnya juga, ini disiapkan dalam perencanaan yang terpadu. Ini model perkampuangan yang ideal,” ujarnya saat meninjau tempat relokasi di Desa Sumbermujur Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (14/1/2022).

Wapres Ma’ruf Amin mengapresiasi langkah Pemkab Lumajang dalam mempersiapkan pembangunan huntara, dan berharap agar pembangunannya bisa segera diselesaikan agar para pengungsi kembali hidup normal.

“Tentu permintaan saya secepatnya sesuai dengan permintaan para pengungsi agar hari raya bisa ditempati,” pintanya.

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) menjelaskan, bahwa untuk kelangsungan perekonomian pascabencana, ia mempersilakan lahan milik mereka tetap menjadi haknya namun dengan catatan peruntukannya bukan untuk hunian kembali.

Selain itu, pihaknya juga akan membangunkan beberapa fasilitas umum, salah satunya adalah kandang terpadu agar masyarakat mendapatkan penghasilan dari itu.

“Kita saat ini sedang merencanakan pembangunan kandang terpadu, untuk pertanian lahan yang mereka miliki tetap menjadi lahan mereka. Tentu butuh waktu untuk mereka bercocok tanam kembali, mungkin bisa dijadikan tanaman perkebunan seperti sengon atau lainnya,” jelasnya.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Jelang Lebaran 2026, Forkopimda Jepara Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman

17 Maret 2026 - 21:39

Semarak Ramadhan, Grup Senam Aerobik Saigo Jepara Gelar Buka Bersama untuk Pererat Silaturahmi

16 Maret 2026 - 21:52

News Trending DAERAH