Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

KESEHATAN

Waspada HIV-AIDS Incar Remaja Lelaki

LOGOS TNbadge-check

Tangerang,Transnews- Berdasarkan informasi yang didapat dari Rumah Belajar Yayasan Kaperta Perwakilan Kota Tangerang Provinsi Banten, potensi penderita penyakit kelamin HIV – AIDS dalam bahaya.

Koordinator Wilayah Rumah Belajar Kaperta, Jay, kepada Transnews, Jum’at (26/7/19) menjelaskan, ada 2018 lelaki yang berpotensi menderita HIV-AIDS. Jumlah itu hanya dari penyuka LSL (Lelaki suka Lelaki). Sementara dari golongan Transgender (Waria) sekitar 40-50% dari jumlah di atas.

” Untuk Penderita Jarum Suntik yang terkecil sekitar 5%,” ucap Jay, Koordinator Wilayah Kota Tangerang.

Jay menjelaskan Rumah Belajar Yayasan Kaperta ini memang dikhususkan untuk menjaring potensi penderita HIV dari kelompok LSL, Transgender dan Penderita Jarum Suntik. Hanya saja kekurangan personil masih menjadi kendala berarti.
Khusus untuk yang menjaring mereka hanya mempunyai 7 anggota, dan pendamping 4-5 anggota yang harus mendampingi 300 penderita positif per satu anggota,” Terang Jay

Saat disinggung bagaimana cara untuk mengetahui potensi penderita, hingga mengetahui penderita positif, Jay menuturkan, secara tak langsung harus terjun ke lapangan dan melakukan pendekatan personal.

Apalagi potensi penderita ini sangat tertutup dan bermain dalam komunitasnya. Karena itu kami memantau aplikasi media daring online maupun di cafe-cafe.

” Ketika mereka tertarik untuk di tes HIV, maka kami membawa mereka ke puskesmas terdekat,” Ungkapnya.

Saat Transnews mengetahui usia termuda yang terpapar HIV-AIDS sungguh menggiriskan. 15-16 tahun dan dari kelompok LSL lah yang ditemukan.

“Jika dikelompokan, maka usia 40 tahun penderita itu dari lelaki yang suka ‘jajan’. 40 tahun ke bawah itu LSL dan termuda berusia 15-16 tahun,” tambah Jay.

Rumah Belajar Yayasan Kaperta Perwakilan Tangerang yang beralamat di Jl. Galunggung Raya No. 43, Kel. Cibodasari, Kec. Cibodas, Kota Tangerang ini, tak hanya melakukan konseling dan penguatan mental bagi penderita positif. Tapi mereka juga memberikan obat untuk menekan pertumby virus HIV secara gratis seumur hidup.(Ang/Kuh)

Baca Lainnya

Bupati Subandi Optimalkan Layanan Digitalisasi: Target PAD Rp 642 Miliar, UMKM dan Perbaikan Jalan Dikebut

30 Maret 2026 - 18:35

Kepengurusan DPD LBH CCI Sidoarjo Resmi Dibekukan 

30 Maret 2026 - 18:33

Pergerakan Arus Balik Lebaran Masih Tinggi, Polres Jember Gelar KRYD

30 Maret 2026 - 10:02

Khofifah Turun Langsung Tinjau Banjir di Pasuruan, Bawa Bantuan dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

30 Maret 2026 - 07:47

News Trending DAERAH