Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

1.723 Orang Pekerja Migran Indonesia Di Negara Oman Bermasalah

LOGOS TNbadge-check


					1.723 Orang Pekerja Migran Indonesia Di Negara Oman Bermasalah Perbesar

Cianjur,transnews.co.id-Plt. Dalam rangka meningkatkan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di kesultanan Oman, Kepala perwakilan Republik Indonesia di Muscat /Duta besar LBBP Mohammad Irzan Jhohan melakukan Zom Metting bersama pemkab Cianjur, di Ruang Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cianjur Senin, (1/2/2021).

Hadir juga dalam Zoom Metting Perwakilan Menteri Luar Negeri, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdani, Dirjen Protkons, Dirjen Aspasaf, Dir. PWNI-BHI, perwakilan Menteri Ketenagakerjaan, Perwakilan Gubernur Jabar.

Kemudian hadir pula Perwakilan Bupati Karawang, Plt Bupati Cianjur, Asisten daerah, Diskominfo Santik, Kadisnakertrans Kab Cianjur,Disparpora dan Dinas Pertanian, Perkebunan Pangan dan Holtikultura.

Kepala Perwakilan Republik Indonesia di Muscat /Duta besar LBBP Mohammad Irzan Jhohan menjelaskan bahwa saat ini diperkirakan terdapat 6.000 PMI dari Indonesia di kesultanan Oman yang sebagian terbesarnya (92%) merupakan PMI di sektor Domestik.

M.Irzan menjelaskan berdasarkan data dari kementerian perburuhan Oman PMI sektor domestik yang memiliki permasalahan diperkirakan sejumlah 1.723 orang.

“Melalui program amnesti pemerintah Oman yang diikuti KBRI di Muscat tahun 2015 s/d 2020 jumlah PMI tersebut berhasil diturunkan menjadi 700 orang,”pungkasnya.

Dalam kesempatan itu Plt Bupati Cianjur mengapresiasi dan menyambut baik atas kegiatan pembahasan kerjasama untuk peningkatan perlindungan pekerja migran Indonesia di kesultanan Oman.

“ Saya ucapkan terimakasih beberapa hari yang lalu kami telah menerima beberapa orang warga Cianjur yang dipulangkan sebanyak 5 orang dengan lancer dan selamat,” kata Plt Bupati.

Dia menjelaskan bahwa pemerintah kabupaten Cianjur terus berupaya dan berkeinginan kuat agar para pekerja migran dari Indonesia khususnya Cianjur mengikuti aturan per undang – undangan yang berlaku atau legal,”ucapnya.(Nas)

Baca Lainnya

Wabup Sidoarjo Resmikan SPPG Desa Prasung, Dorong Layanan Gizi Terintegrasi dan Ekonomi Lokal

16 April 2026 - 19:48

Di Balik Terangnya Listrik, Gerak Senyap Tim ULTG Angke Tuntaskan Reklamasi SF6 di GI Angke

16 April 2026 - 18:49

Ketua DPRD Jepara: Retreat Akmil Jadi Kunci Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

16 April 2026 - 17:23

Gebrakan Tahun Ketiga, IMAC Film Festival Kini Bertransformasi Jadi Ajang Internasional

16 April 2026 - 15:29

News Trending ENTERTAINMENT