Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

27.569 Karyawan Dirumahkan: Gubernur Tolak Pencaker Datang Ke Banten Paska Lebaran

LOGOS TNbadge-check

Serang, TransNews.co.id-Para pencari kerja tidak berspekulasi untuk datang ke Banten, paska Lebaran saat ini,sebab akibat pandemi Covid-19 banyak tenaga kerja di Banten yang masih dirumahkan.

“Jangan mencari kerja di Banten. Saat ini Banten sedang sulit lowongan kerja,” tegas Gubernur Banten Wahidin Halim, di Pendopo Serabg, Rabu (27/5/2020).

Guberbur mengungkapkan, sebagai informasi, data dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Banten pada tanggal 20 Mei 2020 menunjukkan ada sebanyak 27.569 karyawan di prov Banten yang dirumahkan.

“Sementara jumlah karyawan yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) mencapai17.298 orang. Sedangkan jumlah perusahaan yang tutup mencapai 59 perusahaan,”ungkapnya.

Dijelaskan Gubernur, dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pihaknya tidak menutup atau menghentikan aktivitas produksi pada industri.

“Namun demikian, industri harus melaksanakan protokol kesehatan dalam proses produksinya. Sehingga berdampak pada jumlah dan jam kerja karyawan,”jelas Gubernur. (Up) Editor:Nas

Baca Lainnya

Wujudkan Kepedulian di Bulan Ramadhan, GWS Jepara Gelar Aksi Berbagi Takjil

14 Maret 2026 - 01:05

Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan, Bupati Subandi Target Tuntas Sebelum Lebaran

14 Maret 2026 - 01:02

Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 26,76 Persen, Target Rampung Juni 2026

14 Maret 2026 - 01:00

Rentetan Kebakaran di Nalumsari Jepara, Dari Rumah Joglo hingga Penggilingan Padi

13 Maret 2026 - 16:30

News Trending DAERAH