Menu

Otomatis

DAERAH

Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 26,76 Persen, Target Rampung Juni 2026

Avatar photobadge-check

Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 26,76 Persen, Target Rampung Juli 2026 Perbesar

Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 26,76 Persen, Target Rampung Juli 2026

SURABAYA, transnews.co.id – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Surabaya yang menjadi bagian dari program nasional pendidikan terpadu terus berjalan. Hingga pertengahan Maret 2026, progres pekerjaan proyek bernilai lebih dari Rp1,1 triliun tersebut dilaporkan masih berada di jalur yang direncanakan.

Koordinator Wilayah Pembangunan Sekolah Rakyat PT Waskita Karya di Surabaya, Merry, mengatakan progres pekerjaan di lokasi proyek hingga minggu ke-15 tahun 2026 telah mencapai 26,76 persen.

Sementara itu, rata-rata progres pembangunan Sekolah Rakyat di seluruh Jawa Timur mencapai 21,32 persen.

“Kontrak pekerjaan dimulai akhir November 2025 dengan target Provisional Hand Over (PHO) pada akhir Juli 2026. Hingga pertengahan Maret ini progres pekerjaan di Surabaya mencapai 26,76 persen dan secara keseluruhan Jawa Timur 21,32 persen,” ujar Merry.

Ia menjelaskan, pada tahap awal proyek sempat dilakukan sejumlah pekerjaan persiapan seperti pembongkaran bangunan lama, pembersihan lahan, pematangan lahan hingga mobilisasi alat berat.

Meski demikian, perkembangan di lapangan dinilai tetap positif.
“Progres pencapaian di lapangan masih positif dengan deviasi plus meskipun tipis,” jelasnya.

Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 26,76 Persen, Target Rampung Juli 2026

Untuk mendukung pembangunan tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas sekitar 7 hektare sebagai lokasi pembangunan kompleks Sekolah Rakyat.

Namun di tengah proses konstruksi, proyek juga menghadapi kendala berupa pembatasan transportasi untuk mobilisasi material yang mulai diberlakukan sejak 12 Maret 2026.

Mengantisipasi hal tersebut, pihak kontraktor telah menyiapkan pasokan material lebih awal.

“Segala kebutuhan material kami siapkan lebih awal agar progres pekerjaan tetap terjaga. Apalagi Presiden Prabowo Subianto meminta percepatan penyelesaian proyek ini, sehingga kami berupaya maksimal agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu,” kata Merry.

Untuk pekerjaan struktur, sejumlah material utama yang digunakan antara lain tiang pancang, rangka baja berat tipe WF, kolom beton, serta penutup atap menggunakan genteng konvensional.

Sekolah Rakyat di Surabaya dirancang sebagai sekolah terpadu yang mencakup tiga jenjang pendidikan sekaligus, yakni SD, SMP, dan SMA. Masing-masing jenjang akan dibangun gedung dua lantai sebagai ruang kegiatan belajar mengajar.

Tak hanya itu, proyek juga mencakup pembangunan fasilitas asrama untuk siswa SD, SMP, dan SMA, serta asrama bagi guru. Setiap asrama juga dilengkapi fasilitas kantin.

“Konsepnya adalah boarding school sesuai gagasan Presiden Prabowo, sehingga siswa dapat tinggal dan belajar dalam satu kawasan yang terintegrasi,” ujarnya.

Selain ruang kelas dan asrama, kompleks pendidikan ini juga akan dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung seperti masjid, guest house, lapangan sepak bola, serta lapangan basket.

Hingga saat ini, proyek tersebut telah menyerap sekitar 404 tenaga kerja di luar staf manajemen proyek.

Di sisi lain, warga sekitar berharap pembangunan Sekolah Rakyat benar-benar dapat memberikan akses pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat.

Salah seorang warga, H. Ahmad, menilai keberadaan sekolah tersebut diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat kurang mampu untuk memperoleh pendidikan tanpa beban biaya.

“Harapannya sekolah ini benar-benar gratis dan tidak ada pungutan liar, sehingga bisa membantu masyarakat kecil,” ujarnya.

Diketahui, proses lelang pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Timur 1 diikuti oleh 61 perusahaan jasa konstruksi nasional. Namun hanya tiga perusahaan yang berhasil memasukkan penawaran hingga tahap evaluasi akhir.

Berdasarkan hasil evaluasi tender, PT Waskita Karya (Persero) ditetapkan sebagai pemenang dengan nilai penawaran sebesar Rp1.165.669.943.886.
Proyek strategis ini diharapkan menjadi tonggak pemerataan akses pendidikan berkualitas di Jawa Timur, sekaligus menjadi model pengembangan Sekolah Rakyat berbasis boarding school di Indonesia.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Riset ZIF-8 Antarkan Mahasiswa Teknik Kimia UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026

23 Sep 2026 - 16:58 WIB

Riset ZIF-8 Antarkan Mahasiswa Teknik Kimia UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026

Pemkab Sidoarjo Dorong Flyover Gedangan Enam Jalur, Target Tahan Macet hingga 30 Tahun

23 Sep 2026 - 11:27 WIB

Pemkab Sidoarjo Dorong Flyover Gedangan Enam Jalur, Target Tahan Macet hingga 30 Tahun

Usung Tema “The Verses in Motion”, SANFFEST 2026 Jadi Wadah Sineas Santri Menembus Industri Perfilman Global

21 Sep 2026 - 23:45 WIB

Usung Tema “The Verses in Motion”, SANFFEST 2026 Jadi Wadah Sineas Santri Menembus Industri Perfilman Global

Sebanyak 3.000 Peserta Ramaikan Haornas Jatim 2026, Olahraga Inklusif Tak Lagi Sekadar Seremonial

21 Sep 2026 - 19:10 WIB

Sebanyak 3.000 Peserta Ramaikan Haornas Jatim 2026, Olahraga Inklusif Tak Lagi Sekadar Seremonial

Pasar Murah ke-139 Digelar di Mojokerto, Pemprov Jatim Tekan Harga Bapok dan Jaga Daya Beli

19 Sep 2026 - 19:19 WIB

Pasar Murah ke-139 Digelar di Mojokerto, Pemprov Jatim Tekan Harga Bapok dan Jaga Daya Beli

Sebut Tebang Pilih Aturan Izin Bangunan, Handiyana Tantang Ketegasan Wali Kota Depok

19 Sep 2026 - 14:40 WIB

Sebut Tebang Pilih Aturan Izin Bangunan, Handiyana Tantang Ketegasan Wali Kota Depok
Trending di DEPOK