Menu ✖

Otomatis

DAERAH

Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Rutilahu di Probolinggo, Lima Warga Dapat Bantuan Renovasi

Avatar photobadge-check

Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Rutilahu di Probolinggo Perbesar

Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Rutilahu di Probolinggo

PROBOLINGGO, transnews.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengawali pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Musripa di Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Selasa (3/11/2026).

Program yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur ini menyasar lima warga di Kabupaten dan Kota Probolinggo.

Peletakan batu pertama tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Jatim bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Timur untuk memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang layak, aman, dan sehat.

Selain Musripa, bantuan di Kabupaten Probolinggo diberikan kepada Bahri yang tinggal di Desa Sidopekso, Kecamatan Kraksaan.

Sementara di Kota Probolinggo, penerima bantuan meliputi Sukarpin di Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, serta Sumirah dan Juri di Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan.

Gubernur Khofifah menegaskan, pemenuhan kebutuhan rumah layak huni tidak sekadar memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga memastikan sanitasi dan aspek kesehatan lingkungan tempat tinggal masyarakat.

“Pemerintah terus menghadirkan hunian yang layak, sehat, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Bagaimana kondisi bangunannya, apakah sanitasinya memadai atau tidak, kita upayakan hal tersebut,” ujar Khofifah.

Menurutnya, rumah merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup keluarga. Hunian yang memadai tidak hanya melindungi penghuninya dari cuaca, tetapi juga mendukung kesehatan, kenyamanan, dan keselamatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Karena itu, program Rutilahu menjadi salah satu instrumen untuk membantu masyarakat miskin dan kelompok rentan yang masih tinggal di rumah dengan kondisi bangunan tidak memadai.

Perbaikan diharapkan dapat mengurangi risiko kesehatan dan keselamatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat.

Khofifah juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan BAZNAS dalam memperluas jangkauan program. Ia berharap renovasi dapat diselesaikan sebelum Hari Raya Idulfitri, tanpa mengabaikan kualitas pembangunan.

“Penguatan dan perluasan Rutilahu harus membangun sinergi bersama BAZNAS. Kuncinya sinergi, sinergi, sinergi. Selain itu, ditargetkan sebelum Hari Raya Idulfitri,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Malang Tuntas 100 Persen, Siap Diresmikan

4 Nov 2026 - 19:16 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Malang Tuntas 100 Persen, Siap Diresmikan

Desa Lojejer Gelar Sosialisasi Kesiapan Panen Raya Jagung Serentak Nasional

3 Nov 2026 - 18:52 WIB

Desa Lojejer Gelar Sosialisasi Kesiapan Panen Raya Jagung Serentak Nasional

Job Fair Sidoarjo Sediakan 4.246 Lowongan, TPT Masih Tertinggi di Jatim

3 Nov 2026 - 18:05 WIB

Job Fair Sidoarjo Sediakan 4.246 Lowongan, TPT Masih Tertinggi di Jatim

Progres Pembangunan TPST Kabupaten Gresik Capai 53 Persen, Optimis Tuntas Akhir Desember 2026

3 Nov 2026 - 18:03 WIB

Progres Pembangunan TPST Kabupaten Gresik Capai 53 Persen, Optimis Tuntas Akhir Desember 2026

Wali Kota Depok Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Mengenai Raperda APBD 2027

3 Nov 2026 - 11:10 WIB

Wali Kota Depok Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Mengenai Raperda APBD 2027

Papua Jadikan Majadigi Jatim Rujukan Revitalisasi Layanan Publik Digital

2 Nov 2026 - 19:58 WIB

Papua Jadikan Majadigi Jatim Rujukan Revitalisasi Layanan Publik Digital
Trending di DAERAH