Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

572 UMKM Banten Ikut Pelatihan Jualan Online

LOGOS TNbadge-check


Serang, transnews.co.id-Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten Tabrani, menungkapkan sebanyak 572 UMKM di Provinsi Banten sudah mengikuti pelatihan jualan di toko online atau e-commerce.

“Kali ini ada sebanyak 200 UMKM turut mendapatkan pelatihan e-commerce. Tujuannya meningkatkan volume usaha 200 peserta pelatihan,”ujar Tabrani usai membuka Pelatihan Fasilitasi dan promosi UMKM melalui e-comerce ,Selasa (11/2/2020).

Narasumber yang dihadirkan dalam pelatihan tersebut adalah anggota Komisi 2 DPRD Provinsi Banten Desy Yusandi, AVP Public Policy and Government Relations Bukalapak Bima Laga, dan konsultan ekspor asal Singapura Ahmad Rizah.

Tabrani mengungkapkan, menurut data BPS Provinsi Banten, jumlah usaha mikro yang beromset sampai Rp 300 juta pertahun mencapai 823.496 usaha dan mampu menyerap 1.646.992 tenaga kerja. Sementara usaha kecil yang beromset Rp 300 juta hingga Rp 2,5 miliar per tahun mencapai 153.313 usaha dan mampu menyerap 459.939 tenaga kerja.

“Sedangkan usaha menengah yang memiliki omset Rp 2,5 miliar hingga Rp 5 miliar mencapai 7.309 usaha dan mampu menyerap 43.854 tenaga kerja,”ujar Tabrani

Dijelaskan Tabrani, produk UMKM dari Provinsi Banten yang telah berhasil menembus pasar ekspor adalah alas kaku, anyaman pandan, kerajinan dari enceng gondok, tas dari kulit ular, emping, ekstrak jahe, minuman jahe, serta gula aren artau gula semut.

Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten, lanjut Tabrani, telah memfasilitasi 800 UMKM dalam pemasaran online. Sebanyak 572 UKM sudah mampu mengakses pemasaran online pada empat toko online. Yakni: pesona (Pesanan Oleh-oleh Nusantara) JNE Express, bukalapak, blibli, serta blanja.

“Sementara untuk fasilitasi standar produk UMKM, Dinas Koperasi dan UKM Pemprov Banten telah memfasilitasi sertifikasi hala 249 produk UKM,” pungkas Tabrani.(AE) Editor:Nas

Baca Lainnya

Wali Kota Depok Apresiasi Langkah BPJS Ketenagakerjaan Latih Penerima Manfaat Lewat Program PEKA

13 Juli 2026 - 14:12

Perkuat Keandalan Pasokan Listrik Kawasan Strategis Jakarta, PLN Rampungkan Penggantian Transformator di GIS 150 kV Danayasa

12 Juli 2026 - 18:22

SWI Hadirkan Gerakan Sosial dan Peluang Ekonomi Kerakyatan Lewat SWI Green Impact 2026

12 Juli 2026 - 17:06

Wabup Mimik Sidak Tiga Lokasi Penyakit Masyarakat di Sidoarjo, Empat Wanita Diamankan dan Penertiban Berlanjut

12 Juli 2026 - 16:55

News Trending DAERAH