Menu

Otomatis

KESEHATAN

Warga Rawa Kucing Mengeluhkan, Sungai Cisadane Diduga Tercemar Limbah B3

LOGOS TNbadge-check

Warga Rawa Kucing Mengeluhkan, Sungai Cisadane Diduga Tercemar Limbah B3 Perbesar

Tangerang,TransNews.co.id- Warga yang berada dipinggiran sungai Cisadane, tepatnya di Kp.Rawa Kucing kecamatan Neglasari,Kota Tanggerang, mengeluhkan soal air yang mereka gunakan sehari hari diduga sudah tercemar Limbah Beracun Berbahaya (B3).

Dugaan adanya Limbah (B3) tentu saja membuat warga sekitar cemas. Apalagi beberapa warga sekitar menggunakan air Cisadane untuk kebutuhan mandi dan cuci sehari-hari.

Sayangnya, sampai sekarang siapa pelaku yang membuang limbah B3 tersebut masih belum diketahui. Padahal pemerintah telah mengatur dan membuat peraturan mengenai pengelolaan limbah berdasarkan pada PP No.

101 tahun 2014 mengenai Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun.

Pengamat lingkungan Drs.MT.Manalu di kediamannya, terkait adanya dugaan pencemaran itu,Senin (6/1/2020) mengatakan, jika data investigasi yang didapat Transmedia benar adanya, maka sangat berbahaya bagi lingkungan sekitar.

“Tidak hanya alam yang harus ‘dijajah’ limbah tersebut bertahun-tahun lamanya, namun manusia dan makhluk hidup lainnya yang menggantungkan hidupnya dari air Cisadane tersebut akan menerima dampaknya,”ujar Manalu.

Manalu mengungkapkan, dampak dari limbah B3 di air Cisadane bagi warga yang terpaksa dan terbiasa menggunakannya akan sangat besar. Beragam macam penyakit akan mudah diderita dan paling parah, penyakit kanker bisa saja mereka terima. Bahkan kematian,” ucapnya.

Manalu menegaskan pembuang limbah B3 ke sungai Cisadane merupakan perbuatan melanggar hukum. Perlu segera dihentikan cara-cara primitif dan tak peduli lingkungan ini. Jikalau pelakunya diketemukan, maka harus di proses secara hukum yang berlaku di Negara ini.

“Saya harap cara primitif dengan membuang limbah ke sungai harus dihentikan siapa saja, baik pelaku usaha besar maupun kecil. Bahkan limbah keluarga pun jangan sampai dibuang ke sungai. Mari kita cintai lingkungan mulai dari sekarang,” tegasnya.

Sebelum berpisah, Manalu berharap pelaku dapat menghentikan aktifitasnya membuang limbah B3 dengan inisiatif sendiri.

“Jika tetap melakukan dan berhasil diketemukan, maka pelaku harus dihukum semaksimal mungkin,agar tidak ada lagi yang berani merusak lingkungan dengan limbah B3,”pungkas Manalu. (AE)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pasar Murah ke-139 Digelar di Mojokerto, Pemprov Jatim Tekan Harga Bapok dan Jaga Daya Beli

19 Sep 2026 - 19:19 WIB

Pasar Murah ke-139 Digelar di Mojokerto, Pemprov Jatim Tekan Harga Bapok dan Jaga Daya Beli

Sebut Tebang Pilih Aturan Izin Bangunan, Handiyana Tantang Ketegasan Wali Kota Depok

19 Sep 2026 - 14:40 WIB

Sebut Tebang Pilih Aturan Izin Bangunan, Handiyana Tantang Ketegasan Wali Kota Depok

Pesta Sastra Pelajar Jaksel 2026 Siap Digelar: Ruang Ekspresi Generasi Muda dan Komunitas

18 Sep 2026 - 21:53 WIB

Pesta Sastra Pelajar Jaksel 2026 Siap Digelar: Ruang Ekspresi Generasi Muda dan Komunitas

Sebanyak 7.223 Rumah di Sidoarjo Teraliri Jargas, Pemkab Usulkan 10.500 Sambungan Baru

18 Sep 2026 - 21:49 WIB

Sebanyak 7.223 Rumah di Sidoarjo Teraliri Jargas, Pemkab Usulkan 10.500 Sambungan Baru

Perkuat Manajemen Bencana, BPBD Jatim Gandeng Unhan RI

17 Sep 2026 - 20:03 WIB

Perkuat Manajemen Bencana, BPBD Jatim Gandeng Unhan RI

Tiga Raperda Diajukan, Subandi Tekankan APBD Sidoarjo Harus Efektif dan Transparan

17 Sep 2026 - 20:01 WIB

Tiga Raperda Diajukan, Subandi Tekankan APBD Sidoarjo Harus Efektif dan Transparan
Trending di DAERAH