Menu

Otomatis

HUKUM

Dugaan Oknum TNI Terlibat Penyiraman Air Keras, BEM PSI: Jangan Lindungi Pelaku!

Avatar photobadge-check

Ketua Bidang Kaderisasi BEM Pesantren Seluruh Indonesia, Nauval Al Farisi, mengecam keras tindakan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Perbesar

Ketua Bidang Kaderisasi BEM Pesantren Seluruh Indonesia, Nauval Al Farisi, mengecam keras tindakan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS

JAKARTA, transnews.co.id – Ketua Bidang Kaderisasi BEM Pesantren Seluruh Indonesia, Nauval Al Farisi, mengecam keras tindakan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS yang diduga melibatkan oknum prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Menurut Nauval, peristiwa tersebut merupakan bentuk kekerasan serius yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam kebebasan sipil dan iklim demokrasi di Indonesia.

“Ini bukan sekadar tindak kriminal, melainkan bentuk teror terhadap gerakan sipil. Kekerasan seperti ini adalah upaya membungkam suara kritis rakyat dan tidak boleh dibiarkan,” tegas Nauval dalam keterangan tertulisnya.

Ia menilai, apabila dugaan keterlibatan aparat negara terbukti, maka hal tersebut menjadi indikasi kuat adanya penyalahgunaan kekuasaan yang mencederai amanat konstitusi.

Selain itu, ia juga meminta Tentara Nasional Indonesia untuk tidak melindungi oknum yang terlibat serta memastikan proses hukum berjalan secara terbuka dan akuntabel.

Nauval menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab penuh untuk melindungi aktivis dan masyarakat sipil dari segala bentuk intimidasi maupun kekerasan.

“Negara tidak boleh kalah oleh tindakan kekerasan. Keadilan bagi korban adalah harga mati, dan kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas,” pungkasnya.

Senada dengan hal itu, Presidium Nasional BEM Pesantren Seluruh Indonesia Ahmad Tomi Wijaya juga menegaskan hal serupa agar segera diusut tuntas.

“Tindakan tersebut tentu menambah daftar hitam sejarah panjang hancurnya moral dan HAM di Indonesia. Dan jelas kami mengutuk hal tersebut serta menyerahkan ke pihak berwajib agar pelaku dapat dihukum seadil adilnya.” Ucap Tomi.

Tomi juga menambahkan bahwa BEM Pesantren juga senantiasa memberi dukungan kepada korban kejahatan tersebut. BEM Pesantren juga turut menyerukan agar kembaikan TNI ke barak dan tak perlu mencampuri urusan politik atau lainnya yang tidak sesuai dengan esensi dan tupoksi nya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah Tiga Hari, Tekan Harga Sembako dan Jaga Daya Beli Warga

7 Sep 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah Tiga Hari, Tekan Harga Sembako dan Jaga Daya Beli Warga

Pasar Murah ke-119 di Lumbang Diserbu Warga, Transaksi Tembus Rp114,7 Juta

7 Sep 2026 - 19:53 WIB

Pasar Murah ke-119 di Lumbang Diserbu Warga, Transaksi Tembus Rp114,7 Juta

Sambut HUT TNI ke-81, Koramil Jonggol dan Warga Sukanegara Gelar Kerja Bakti Massal

6 Sep 2026 - 15:36 WIB

Sambut HUT TNI ke-81, Koramil Jonggol dan Warga Sukanegara Gelar Kerja Bakti Massal

SWI Menggelar Edukasi Perpajakan

6 Sep 2026 - 13:46 WIB

SWI Menggelar Edukasi Perpajakan

Raih BKD Award Depok, Bambang Sutopo: Jabatan Adalah Kepercayaan dan Amanah Rakyat

4 Sep 2026 - 18:56 WIB

Raih BKD Award Depok, Bambang Sutopo: Jabatan Adalah Kepercayaan dan Amanah Rakyat

Kebocoran Air Jadi Sorotan, Delta Tirta Sidoarjo Ditarget Tambah Pelanggan hingga 90 Ribu Sambungan

3 Sep 2026 - 21:02 WIB

Kebocoran Air Jadi Sorotan, Delta Tirta Sidoarjo Ditarget Tambah Pelanggan hingga 90 Ribu Sambungan
Trending di PERISTIWA