Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Gubernur Banten: Pekerjaan Fisik Harus Rampung Oktober, Paket Besar Didahulukan

LOGOS TNbadge-check

Serang, transnewd.co.id- Gubernur Banten Wahidin Halim saat memimpin Rapat OPD,menginstruksikan agar pekerjaan fisik dapat terselesaikan secara keseluruhan pada Oktober 2020.

Terkait pasca bencana banjir bandang yang melanda Banten, Gubernur menegaskan pembangunan dan perbaikan infrastruktur harus dipercepat guna menormalkan dan meningkatkan kembali aksesibilitas perekonomian masyarakat.

“Target (pekerjaan) fisik tahun 2020, Oktober sudah harus selesai. Breakdown dimasing-masing dinas. Januari lelang, Februari pelaksanaan, Oktober selesai. Nanti Oktober atau November anggaran Tahun 2021 sudah ditetapkan,” tegas Gubernur saat memimpin rapat dengan Kepala dan Sekretaris OPD di Pendopo Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang pada Senin (13/1/2020)

Gubernur menjelaskan, target realisasi fisik tersebut beralasan kuat karena APBD 2020 telah ditetapkan sejak November 2019 dan memiliki waktu persiapan pada Desember 2019. Oleh karenanya, pelaksanaan kegiatan sudah dapat dilakukan mulai Januari 2020.

“Paket lelang untuk kontruksi sudah harus selesai bulan ini dan bulan depan sudah pelaksanaan. Jadi untuk penetapan APBD tahun depan bisa lebih maju lagi dari tahun kemarin. Asalkan fokus dan komitmen dari yang direncanakan dengan target yang telah dibuat,”tegasnya

Gubernur meminta agar paket-paket lelang besar dapat didahulukan prosesnya dengan tujuan mempercepat target pelaksanaan. Termasuk infrastruktur yang rusak akibat bencana untuk mempercepat proses rehabilitasi.

Hal ini dilakukan untuk menunjang proses pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat yang wilayahnya terdampak bencana.

“Yang paket besar agar didahulukan, kalau akhir-akhir nanti selesainya juga di akhir-akhir,”tegasnya.(AE) Editor:Nas

Baca Lainnya

Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan Dimulai 6 April 2026, Lalu Lintas Dialihkan

5 April 2026 - 20:28

Aspidum Kejati Jatim Dicopot, Kejagung Lakukan Pemeriksaan Internal

4 April 2026 - 07:57

BPBD Jatim Tetap Layani Kebencanaan di Bangkalan Saat Penerapan WFH

3 April 2026 - 18:37

Beri Uang Pembinaan, Ketua DPRD Jepara Bakar Semangat Atlet Karate di Kejurprov Jateng

3 April 2026 - 18:02

News Trending DAERAH