Menu ✖

Otomatis

PERISTIWA

BPBD Jatim Tetap Layani Kebencanaan di Bangkalan Saat Penerapan WFH

Avatar photobadge-check

BPBD Jatim Tetap Layani Kebencanaan di Bangkalan Saat Penerapan WFH Perbesar

BPBD Jatim Tetap Layani Kebencanaan di Bangkalan Saat Penerapan WFH

BANGKALAN, transnews.co.id – Di tengah penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur tetap menjalankan tugas pelayanan kebencanaan secara maksimal.

Pada Rabu (1/4/2026), Tim BPBD Jatim terlibat langsung dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban tenggelam di Sungai Tunjung, Desa Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.

Operasi ini melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jatim bersama Basarnas, BPBD Kabupaten Bangkalan, serta para relawan.

Pencarian dilakukan di sepanjang Sungai Tunjung hingga Sungai Bancaran dengan menggunakan perahu karet dan berbagai peralatan SAR. Tim gabungan berupaya menemukan dua korban tenggelam, yakni Siti Ruqqiyah (35) dan Muhammad Ibrahim (8).

Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto, menjelaskan bahwa pihaknya tetap menjalankan pelayanan secara langsung atau Work From Office (WFO), sesuai arahan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

“Berdasarkan arahan Ibu Gubernur, BPBD Jatim termasuk perangkat daerah yang tetap melaksanakan WFO, sehingga pelayanan kebencanaan kepada masyarakat tetap berjalan, termasuk dalam operasi SAR di Bangkalan,” ujar Gatot dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4/2026).

Selain penanganan bencana, BPBD Jatim juga tetap memberikan layanan edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Pada hari pertama penerapan WFH, puluhan siswa dari TK Anak Sholeh Sukodono, Sidoarjo, berkunjung ke Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim.

Sebanyak 74 siswa mengikuti kegiatan pembelajaran mengenai berbagai jenis bencana serta simulasi evakuasi, termasuk gempa bumi dan tsunami.

Kunjungan ini merupakan kali kedua dari sekolah yang sama dalam rangka meningkatkan pemahaman sejak dini terkait mitigasi bencana.

Gatot menambahkan, pascalibur Lebaran, minat kunjungan ke Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina) BPBD Jatim mengalami peningkatan signifikan.

“Dalam pekan ini, selama empat hari berturut-turut selalu ada jadwal kunjungan. Bahkan untuk Kamis, jumlah peserta yang dijadwalkan mencapai sekitar 159 siswa,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

24 Sep 2026 - 21:13 WIB

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

24 Sep 2026 - 21:11 WIB

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

24 Sep 2026 - 15:20 WIB

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

Tanggapi Isu Terkait Fasos Fasum, Kadiskominfo Depok Ingatkan Hak Berpendapat dan Peran APH

24 Sep 2026 - 11:33 WIB

Tanggapi Isu Terkait Fasos Fasum, Kadiskominfo Depok Ingatkan Hak Berpendapat dan Peran APH

Layanan Biskita Depok Tuai Kritik, Pengusaha Pertanyakan Transparansi Anggaran Rp19 Miliar

24 Sep 2026 - 10:46 WIB

Layanan Biskita Depok Tuai Kritik, Pengusaha Pertanyakan Transparansi Anggaran Rp19 Miliar

Pemkab Sidoarjo Dorong Flyover Gedangan Enam Jalur, Target Tahan Macet hingga 30 Tahun

23 Sep 2026 - 11:27 WIB

Pemkab Sidoarjo Dorong Flyover Gedangan Enam Jalur, Target Tahan Macet hingga 30 Tahun
Trending di DAERAH