Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD Jatim Libatkan Organisasi Wanita Perkuat Keluarga Tangguh Bencana

Avatar photobadge-check


					Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD Jatim Libatkan Organisasi Wanita Perkuat Keluarga Tangguh Bencana Perbesar

Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD Jatim Libatkan Organisasi Wanita Perkuat Keluarga Tangguh Bencana

SURABAYA, transnews.co.id – Cuaca ekstrem dan meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur terus mengintensifkan penguatan kapasitas kebencanaan kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi wanita di Jawa Timur.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penanggulangan Bencana bersama Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Jatim yang digelar di Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim, Rabu (28/1/2026).

Sebanyak 100 anggota BKOW yang mewakili 52 organisasi wanita se-Jawa Timur mengikuti kegiatan bertema “Peran Perempuan dalam Keluarga Tangguh Menghadapi Bencana Hidrometeorologi”. Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua Umum BKOW Jatim, Gardjati Heru Tjahjono, setelah sambutan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto.

Dalam sambutannya, Gatot Soebroto mengapresiasi kolaborasi BKOW Jatim dalam memperluas edukasi kebencanaan kepada masyarakat, khususnya kaum perempuan yang berperan strategis dalam ketahanan keluarga.

“BPBD Jatim selama ini terus meningkatkan kapasitas kebencanaan melalui sarana edukasi yang kami miliki, baik melalui Taman Edukasi Bencana, Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena), maupun kunjungan langsung ke sekolah, instansi, dan komunitas,” ujar Gatot dalam keterangan tertulis, Kamis (29/1/2026).

Ia menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan BKOW Jatim hari ini. Bencana bukan urusan BPBD semata, tetapi urusan kita semua, termasuk ibu-ibu sebagai pilar keluarga,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum BKOW Jatim, Gardjati Heru Tjahjono, mengaku bersyukur atas pembelajaran kebencanaan yang diberikan BPBD Jatim, mulai dari penanganan gawat darurat pada bayi, kebakaran, banjir, gempa bumi, hingga pengenalan berbagai bencana hidrometeorologi.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman langsung melalui edukasi dan simulasi yang sangat bermanfaat bagi ibu-ibu dan keluarga,” ungkap Gardjati.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mengunjungi Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina) dan Simulator Gempa Bumi, serta mengikuti praktik pemadaman kebakaran dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) pada bayi.

Sebagai bentuk komitmen mitigasi lingkungan, BPBD Jatim turut menyerahkan 130 bibit pohon produktif kepada BKOW Jatim untuk ditanam oleh organisasi-organisasi wanita se-Jawa Timur.

Baca Lainnya

Temuan Kokain di Sumenep, Polda Jatim Perketat Pengawasan Jalur Laut

4 Mei 2026 - 21:31

Pemkab Sidoarjo Hapus Denda Pajak hingga Oktober 2026, Dorong Kepatuhan dan Genjot PAD

4 Mei 2026 - 21:25

Cemburu, Pria di Surabaya Bacok Warga hingga Tewas, Tiga Rekan Jadi DPO

3 Mei 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Sidak RTLH dan Salurkan Bantuan, Soroti Akses Kesehatan Warga Rentan

2 Mei 2026 - 21:06

News Trending DAERAH