Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Hasil Swadaya Masyarakat:Warga Kelurahan Lebak Bulus Jaksel Miliki STBM

LOGOS TNbadge-check


Jakarta, transnews.co.id-Anggota Dewan Kota Korwil Cilandak H. Muchlis Djuniarsah Senin (2/3/2020) meninjau langsung pelaksanaan pembangunan sarana Sanitasi Terpadu Berbasis Masyarakat Di RT 08/08 Kelurahan Lebak Bulus, Cilandak Jakarta Selatan.

Ketua RT 08/08 Suryana menjelaskan kepada transnews saat ini pengerjaannya sudah mencapai 75% dan tinggal finising saja.

“Insya Allah 2 Minggu kedepan STBM ini sudah bisa di gunakan warga,” ujar Suryana.

Dia menjelaskan, STBM seluas 10 M2 dengan kedalaman 2,30 M2 ini nantinya akan dapat menampung buangan limbah MCK dari 30 Rumah Tangga. Sekarangpun 19 pipa saluran dari rumah warga sudah siap untuk dilurkan ke STBM ini.

“Yang lain masih dalam pengerjaan instalansi saluran dari masing-masing rumah warga,”tutur Suryana.

Suryana mengatakan pembuatan 1 unit STBM itu menghabiskan biaya sebesar 45 Juta, dana tersebut berasal dari Swadaya Masyarakat, dan Donatur berupa barang material seharga 17 juta.

“Sementara tanah yang di gunakannyapun berasal dari salah satu Pengembang Perumahan yang ada di lingkungan Rt08/08,”ungkap Suryana.

H. Muchlis saat meninjau langsung perngerjaan STBM tersebut mengakatan, program ini di dukung penuh oleh Camat Cilandak, Lurah Lebak Bulus dan Jajaran ASN serta dari Puskesmas kelurahan maupun PusCam,”ujarnya.

Secara pribadi dan atas nama dewan kota Korwil Cilandak sangat mengapresiasi program ini.

“Mudah-mudah daerah lain juga dapat membuatnya agar masyarakat terbiasa untuk tidak membuang langsung limbah kotoran/tinja ke Bantara kali, Parit atau selokan-selokan yang dapat menimbulkan pencemaran air dan ekosistem lingkungan,”imbuhnya.(TJP) Editor:Nas

Baca Lainnya

Wujudkan Kepedulian di Bulan Ramadhan, GWS Jepara Gelar Aksi Berbagi Takjil

14 Maret 2026 - 01:05

Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan, Bupati Subandi Target Tuntas Sebelum Lebaran

14 Maret 2026 - 01:02

Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 26,76 Persen, Target Rampung Juni 2026

14 Maret 2026 - 01:00

Rentetan Kebakaran di Nalumsari Jepara, Dari Rumah Joglo hingga Penggilingan Padi

13 Maret 2026 - 16:30

News Trending DAERAH