Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Sekda Depok Hardiono Dikunjungi Imam Budi Hartono dan Hasbullah Bahas Covid-19

LOGOS TNbadge-check

TN.DEPOK l — Pemerintah dan DPRD Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian penuh terhadap kasus Covid-19. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan bantuan untuk mengatasi wabah virus yang telah menelan korban jiwa.

Hal ini seperti yang dilakukan oleh Imam Budi Hartono dan Hasbullah Rahmad. Kedua anggota DPRD Jabar dapil Depok-Bekasi menemui Sekda Depok Hardiono  dalam rangka melakukan pengecekan bantuan Provinsi Jawa Barat.

“Bantuannya yang paling banyak diberikan pemerintah Jabar adalah repid test. Untuk dioagnosa dini, agar cepat terdeteksi, apakah orang tersebut terkena Covid-19 atau tidak,” kata Sekda Depok, Hardiono, Kamis, 2 April 2020.

“Yang kedua bantuan Alat Perlindung Diri, selain itu beliau mengecek dampak covid dari social ekonomi,  sebab ada rencana orang miskin atau keluarga tidak mampu akan dibantu 500 ribu perbulan, oleh Pemprov Jabar,” katanya.

Guna menindaklanjuti hal tersebut Sekda Hardiono menyebut bahwa pihaknya diminta memenuhi data orang miskin di Depok.

“Data sedang kami kumpulkan dan Senin InsyaAllah akan dikirim ke Bandung,” katanya.

Diungkapkan Sekda Hardiono juga bahwa Imam Budi dan Hasbullah juga menganjurkan agar minimarket  buka tidak terlalu malam. “Sebab diduga kuat berpotensi menjadi tempat penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Terkait dengan TPU Khusus Corona, Sekda Depok mengaku baik Imam dan Hasbullah juga menanyakan hal tersebut. “Alhamdulilah kita ada di alokasikan di Bedahan.

Sementara itu,  Anggota DPRD Jawa Barat, Imam Budi Hartono mengatakan bahwa sebagai anggota dewan yang memiliki hak budgeting dan pengawasan dirinya turun ke Kota Depok menemui Sekda Depok, Hardiono dalam rangka memaparkan program pergeseran dana APBD untuk tanggap darurat Covid 19.

“Berapa bantuannya, proyek infrasktruk yang besar, totalnya ada Rp 3,6 triliun, ajuanya sampai 16 triliun. Jadi fokusnya kepada alat pelindung diri dan bantuan uang sebesar Rp 500 rupiah kepada keluarga miskin yang terdampak corona seperti ODP, PDP, UMKM, supir angkot atau ojol,” katanya.

Ada 9 kriteria yang orang yang mendapatkan bantuan tersebut, menurut Imam dirinya sudah bertemu dengan Sekda Depok, “Kita ke Sekda dalam rangka pemantauan dan pengawasan terhadap program. Dan Sekda menyatakan bahwa baru akan menyampaikan data tersebut pada hari Senin, targetnya satu juta warga miskin terdampak corona yang akan dibantu dalam rentan waktu enam bulan,” ujar Imam.

Dengan kondisi seperti ini dia meminta kepada pemerintah Depok segera melakukan pendataan dan berkerja sama dengan RT dan RW sebagai ujung tombak pendataan,” tuturnya.*** (ASP)

 

 

Baca Lainnya

Polres Jepara Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Baterai Lithium di Tower Pakis Aji

6 Mei 2026 - 12:02

Sebanyak 1.239 CJH Sidoarjo Diberangkatkan, Wabup Mimik Tekankan Fokus Ibadah dan Kesehatan

5 Mei 2026 - 22:03

DPR RI Evaluasi Implementasi UU PDP di Jatim, Soroti Kesiapan Daerah Lindungi Data Pribadi

5 Mei 2026 - 22:00

Kalahkan Pesaing Global, Tim RETRO UPER Sabet Juara di Ajang Drone Internasional Singapura

5 Mei 2026 - 20:38

News Trending PENDIDIKAN