Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Korban Nelayan Tenggelam Asal Sukabumi Ditemukan Di Muara Cilayu Cilaki Garut

LOGOS TNbadge-check

Cianjur,transnews.co.id- Satu orang diduga korban Kapal Nelayan asal Sukabumi Jawa Barat yang terbalik akibat gelombang tinggi di laut selatan tepatnya di Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur, Senin (4/5/2020), akhirnya ditemukan di muara Cilayu Kp Cijarian Cilaki, Garut Selasa sore (5/5/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun transnews.co.id kapal nelayan dari kawasan Ujung Genteng Sukabumi melaut sejak Sabtu (2/5/2020) malam.

Kapal yang diisi dua orang nelayan itu terus melaut hingga memasuki kawasan laut selatan Cianjur.

Namun pada Senin (4/5/2020) dini hari, kapal tersebut terhempas ombak tinggi hingga terbalik. Beruntung salah seorang nelayan berhasil selamat dan ditemukan terdampar di bibir pantai Jayanti Kecamatan Cidaun.

Kapolsek Cidaun Iptu Sumardi saat dihubungi melalui telepon seluler, Senin (4/5/2020) mengatakan, laporan ada kapal tenggelam tadi siang, setelah ada warga yang melihat orang terdampar. Setelah ditanya, ternyata dia nelayan dari Sukabumi, kapalnya terhempas ombak tinggi,”jelas Kapolsek.

Sejak kemarin tim gabungan dari Polsek Cidaun, nelayan Jayanti, hingga relawan kebencanaan masih terus melakukan pencarian nelayan yang hilang.

Namun akhirnya Selasa sore (5/5/2020) nelayan tersebut berhasil ditemukan di dekat muara Cialayu Cilaki perbatasan Cianjur dan Kab Garut.

Kepala Desa Samuderajaya Caringin Garut Dadang Hermawan yang mendapat laporan penemuan mayat langsung mendatangi lokasi.

Dadang belum bisa memastikan apakah mayat itu,korban nelayan atau bukan.

“Saya belum bisamemastikan,”pungkasnya. (Mal/Nana)

Baca Lainnya

Aspidum Kejati Jatim Dicopot, Kejagung Lakukan Pemeriksaan Internal

4 April 2026 - 07:57

BPBD Jatim Tetap Layani Kebencanaan di Bangkalan Saat Penerapan WFH

3 April 2026 - 18:37

Beri Uang Pembinaan, Ketua DPRD Jepara Bakar Semangat Atlet Karate di Kejurprov Jateng

3 April 2026 - 18:02

Pemkab Sidoarjo Terapkan WFH Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Transformasi Digital ASN

2 April 2026 - 19:32

News Trending DAERAH