Pendiri Rumah Baca Negla Eli Herdiana , Spdi. (photo-Ist)
Garut, Transnews.co.id- Keberadaan rumah baca Negla yang berlokasi di Kampung Baru Jaya RT 3 RW 6 Desa Wangun Jaya kecamatan Pakejeng Garut Jawa Barat mendapat suport dan dukungan dari masyarakat.
Sayangnya dukungan tersebut tidak dibarengi oleh dukungan dari Pemerintah, sebab kebutuhan pasilitas lain tidak mendukung program Literasi bisa berjalan sesuai harapan.
Eli Herdiana Spdi selaku pendiri Rumah Baca Negla ditemui Transnews disela sela kegiatan peringatan tahun baru islam, Kamis (27/8/2020) menjelaskan,Rumah Baca Negla berdiri sejak 4 April 2019.
“Dalam perjalanannya banyak kendala untuk pengembangannya seperti kekurangan buku, toilet siswa dan area bermain termasuk pengadaan sarana air bersih,” ungkap Eli.
Eli berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah untuk membantu program Rumah Baca Negla, supaya apa yang di inginkan dapat terwujud.
Dalam kegiatannya Rumah Baca Negla telah melakukan berbagai kegiatan mulai dari Baksos, Santunan Yatim dan kegiatan perayaan hari hari keagamaan lainnya.
Eli memaparkan ada beberapa program di Rumah Baca Negla antara lain, Gunung lari: gelanggang giat literasi, Cipenengen: ciptakan pengalaman lewat keindahan alam Warudoyong: warga dang-dan dan gotong royong.
Eli menjelaskan,jabaran program di Rumah Baca Negla adalah, Learning Camp,Lintas alam, Tahfidz,Bedah buku, Bedah film, Kajian kitab kuning,Diskusi keilmuan, Warausaha, Perpus keliling, BTQ dan Santunan.
“Kami berharap apa yang dikeluhkan Rumah Baca Negla direspon positif oleh pemerintah, sehingga program literasi giat membaca khususnya di desa Wangunjaya bisa terwujud, “pungkas Eli. (Pendi
Komentar ditutup.