Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Ngurek Belut Siasati Penat Suasana Pandemi Covid-19

LOGOS TNbadge-check


					Ngurek Belut Siasati Penat Suasana Pandemi Covid-19 Perbesar

Garut, transnews.co.id- Ada ada saja kegiatan warga untuk menghilangkan kepenatan di situasi Covid-19 seperti yang dilakukan Komunitas Tukang Ngador Ngurek Belut (Mancing Belut) di Garut Jawa Barat.

Kegiatan yang dilakukan Tukang Nagdor (Berkelana) yaitu dengan cara ngurek (Mancing) belut dipematang sawah milik warga. Jumlah Comunitas Tukang Ngurek Belut di Garut ini cukup banyak yakni 11 Orang.

Menurut Iki Gondrong didampingi Abah Agus selaku koordinator Comunitas ditemui di bilangan Cilayu Caringin Garut, Minggu (4/10/2020) mengungkapkan ngador ngurek belut sejak lama dilakukan dan juga hoby.

“Saya ini kalau cari lokasi ureukan belut selalu ngador (Keliling) ke mana saja terutama yang belutnya banyak sepertinya di Cilayu ini banyak belut dan campur ikan Sidatnya,”ungkap Iki yang diamini Agus dan anggota Comunitas lainnya.

Kata Iki, kegiatan Ngador ngurek belut di wilayah Cilayu diprediksi bisa mendapatkan 20 kg belut yang cukup lumayan besar besar. Hasilnya dimakan bersama.

“Selain sawahnya luas, belutnya besar juga ada campuran Sidat semua anggota comunitas dapat belut,”kata Iki sambil memperlihatkan hasil tangkapannya.

Iki dan anggota Comunitas mengaku senang sekali, Ngurek diwilayah Cilayu karena selain belutnya besar besar juga disuguhi Pantai yang Indah cocok pula untuk liburan di sela sela penat seharian bekerja.

“Saya datang jauh dari Kota Garut, menuju keLokasi sekitar 100 Km, senang Ngurek disini di Kp CiLayu Desa Samudrajaya,” ujarnya.

Disinggung soal isu tsunami yang sedang viral dimedsos ,Iki mengaku masalah itu serahkan saja kepada yang maha kuasa saja.

“Yang penting hari ini kami semua senang bisa happy dapat belut,” papar Iki sambil tertawa lepas.

Saat disinggung kenapa kegiatan Ngurek tidak mentaati Protokol Kesehatan yang dianjurkan pemerintah,dia menjelaskan masa iya pak,di sawah pakai masrker segala pengap,”ujar Iki sambil senyum. (Mal/Na)Editor:Nas

Baca Lainnya

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 1 Dikebut, 287 Pekerja Diterjunkan

4 Maret 2026 - 22:42

Rem Blong, Truk Box Tabrak 10 Kendaraan di Exit Tol Bawen

4 Maret 2026 - 14:59

Perumda Kahuripan Pastikan Layanan Air Bersih Selama Cuti Bersama Idul Fitri

4 Maret 2026 - 04:39

Rumah Warga Sedati Diterjang Puting Beliung, Subandi Turun Tangan: Atap Diperbaiki, Anak Korban Diberi Beasiswa

4 Maret 2026 - 03:59

News Trending DAERAH