Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Debat Publik Paslon Walikota dan Wakil Walikota Depok, PDRB adalah Kata Kunci

LOGOS TNbadge-check


					Debat Publik Paslon Walikota dan Wakil Walikota Depok, PDRB adalah Kata Kunci Perbesar

Oleh : Maryono*

KETIKA panelis menyusun pertanyaan dan kemukakan PDRB Kota Depok terendah diantara daerah penyangga Ibu kota, yaitu JABODETABEK sudah bisa dibaca pencapaian hasil hasil pembangunan di Depok.

Karena salah satu indikator ekonomi disuatu daerah dalam suatu periode tertentu ditunjukan oleh data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB),

Nilai PDRB ini menjelaskan sejauh mana pemegang kekuasaan di daerah dalam mengelola atau memanfaatkan sumber daya yang ada.

Dalam debat, hanya data yang terungkap tapi tidak mampu diexplorasi lebih jauh arti penting data PDRB itu.

Menurut penelitian (Vidyattama) faktor yang mempengruhi pertumbuhan PDRB anrara lain investasi, kwalitas SDM, jumlah penduduk, belanja APBD, infrastruktur dan perdagangan. Sedangkan yang mempengaruhi PAD, Kredit/pinjaman daerah, Tabungan dan belanja daerah.

Dengan demikian apakah sertifikat/ penghargaan dalam pelayanan publik, investasi yang berupa sertifikat yang diterima daerah mempunyai hubungan significan dengan pertumbuhan PDRB ? Mestinya mempunyai hubungan positif terhadap pertumbuhan PDRB, tetapi faktanya kota Depok terendah.

Calon yang jeli dalam rencana pengembangan ekonomi daerah, program pembangunan infrastruktur, kualitas SDM dan kemudahan investasi adalah prioritas dalam visi dan misinya.

Ukuran keberhasilan pemerintah daerah diukur dari sertifikat penghargaan seharusnya bukan suatu kebanggaan bila tidak sesuai hasil atau membawa peningkatan pendapatan dan kesejahteraan warganya yang bisa diukur dari pertumbuhan PDRB-nya.

Apabila belanja daerah mempengaruhi pertumbuhan PDRB, tentunya adalah belanja daerah yang produktif, belanja daerah yang berorientasi pada pelayanan publik. Misal pembangunan jalan, Sekolah, Rumah sakit.

Ketika salah satu calon mempertanyakan pembangunan alun-alun dari APBD, sebenarnya arah pertanyaannya apakah membangun alun-alun, itu produktif dalam kerangka pelayanan publik atau salah sasaran.

Semoga warga Depok kebih kritis memilih pemimpinnya.

*Pendiri Barinas, tinggal di Depok

Baca Lainnya

Salurkan Bantuan Kursi Roda, YGP Beri Semangat Baru Untuk Warga Depok

18 Maret 2026 - 05:47

Ramadan, PLN UIT JBB Berbagi Berkah untuk Anak Yatim dan Dhuafa

13 Maret 2026 - 17:48

Tanpan IMB, DPRD Depok Desak Perumahan Diamond Field Disegel

12 Maret 2026 - 21:02

Buka Bazar Raya Ramadan 2026, Sekda Depok Dorong Kebangkitan UMKM Lokal

12 Maret 2026 - 20:11

News Trending DEPOK