Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

BPK RI Gencar Lakukan Sosialisasi Pembinaan, Pengawasan Soal Pengelolaan Dana Desa

LOGOS TNbadge-check

Transnews,Bandung- Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Jawa Barat, terus melakukan sosialisasi peran dan fungsi BPK RI ke seluruh daerah di Jawa Barat kaitannya dengan pengelolaan dana desa.

” Dana Desa merupakan program unggulan yang wajib diawasi pengelolaannya agar kesejahteraan masyarakat tercapai,” kata Arman Syifa Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Barat di Cianjur, Senin (25/3/19).

Sebelumnya juga Arman melakukan sosialisasi peran dan fungsi BPK RI di Kabupaten Garut. Dalam sosialisasi tersebut turut hadir Anggota DPR- RI Dapil Garut dari Partai Demokrat, Siti Mufataha.

Bahkan Siti mewanti wanti agar jangan sampai para kepala Desa di Garut bersentuhan dengan Aparat Penegak Hukum ( APH ).

” Saya sedih jika ada Kades di Garut, berurusan dengan hukum soal dana desa. Makanya hati hati dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Siti berkaca kaca.

Dalam sosialisasi peran dan pungsi BPK RI tersebut, semua stakholder yang berkaitan dengan pengelolaan dana desa wajib hadir. Para pejabat tersebut mulai dari Bupati, Kepala Dinas, Camat dan seluruh Kepala Desa.

Ditempat terpisah Ketua Forum Masyarakat Perduli Desa( FMPD) Kosasih melalui selular, Senin sore, terkait sisialisasi peran BPK RI itu mengaku sangat mendukung, sebab masih banyak sekali Kades Kades di Jawa Barat minim Sumber Daya Manusianya terkait pengelolaan dan penyerapan dana desa. Akibatnya karena ketidak fahaman banyak kades yang berurusan dengan hukum.
” Sosialisasi peran dan pungsi BPK dan Aparat Penegak Hukum lainnya wajib terus dilakukan bila perlu setiap akan turun anggaran Dana Desa,” demikian Kosasih. (NAS)

Baca Lainnya

Bupati Subandi Tegaskan “Perang” Lawan Sampah, TPS3R Tak Berjalan Akan Dievaluasi Ketat

22 April 2026 - 19:54

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Haji Embarkasi Surabaya, 380 Jemaah Probolinggo Berangkat ke Madinah

22 April 2026 - 19:51

Proyek Renovasi Madrasah PHTC Jatim 11 Berjalan Sesuai Rencana, Target PHO Agustus 2026

21 April 2026 - 22:40

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 1 di Madura Dikebut, Progres Capai 38,740 Persen

21 April 2026 - 22:37

News Trending DAERAH