Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Plt Walikota Jaksel Tinjau Teknologi Pengurangan Sampah Organik

LOGOS TNbadge-check


					Plt Walikota Jaksel Tinjau Teknologi Pengurangan Sampah Organik Perbesar

Jakarta, TransNews.co.id-Untuk melihat potensi wilayah dalam menghadapi berbagai hal yang terjadi, dan cara mengantisipasinya. Plt Walikota Jaksel Isnawa Adji meninjau sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Pesanggrahan, Minggu (28/2/2021).

Peninjauan pertama dilakukan di Danau Cavalio. Di sini, Isnawa didampingi Camat Pesanggrahan Muh Fadjar Churniawan, para lurah, FKDM, LMK, RT, RW, Babinmas, Babinsa, melihat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berskala Mikro.

Setelah itu, peninjauan berlanjut ke Pusat Recycle Centre dengan mengoptimalkan Black Soldier Fly, atau teknologi pengurangan sampah secara organik dengan larva/maggot.

Isnawa mengatakan harapan kita memang nanti ke depan Jakarta Selatan harus punya pusat-pusat pengurangan sampah. Salah satu yang baik adalah yang organik, di mana bekas-bekas sayur, buah-buahan, dan lain itu, daripada dibuang sembarangan bisa kita olah menjadi pupuk cair.

“Bisa juga menjadi pakan ternak. Ini sangat bagus karena kandungan protein sangat tinggi,” ucap Isnawa.

Isnawa menambahkan , recycle centre di tempat tersebut bisa mengolah sekitar 500 ton sampah organik. Isnawa berharap, tempat tersebut dapat menjadi pusat pengoptimalan sampah se-Kecamatan Pesanggrahan, sehingga ke depan tidak semua sampah dibuang ke Bantar Gebang.

Terakhir Isnawa meninjau kawasan IKPN, untuk memastikan, bahwa koordinasi yang tepat dan cepat dalam menghadapi bencana yakni genangan banjir, telah tercipta dengan baik. Langkah nyata untuk pencegahan pun terlihat dengan dibuatnya bronjong di tepian sungai. Kemudian yang perlu juga dilakukan mungkin mencari lahan buat penambahan pompa stasioner.

“Jadi harapan kita nanti, ada langkah percepatan untuk pengurangan genangan air yang ada di IKPN ini, yang mungkin nanti penerapannya juga harus lebih lagi, dari batasan ketinggian air pada saat kejadian di minggu lalu,” pungkasnya.(*)Editor:Nas

Baca Lainnya

Wabup Sidoarjo Resmikan SPPG Desa Prasung, Dorong Layanan Gizi Terintegrasi dan Ekonomi Lokal

16 April 2026 - 19:48

Di Balik Terangnya Listrik, Gerak Senyap Tim ULTG Angke Tuntaskan Reklamasi SF6 di GI Angke

16 April 2026 - 18:49

Ketua DPRD Jepara: Retreat Akmil Jadi Kunci Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

16 April 2026 - 17:23

Gebrakan Tahun Ketiga, IMAC Film Festival Kini Bertransformasi Jadi Ajang Internasional

16 April 2026 - 15:29

News Trending ENTERTAINMENT