Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Pekerjaan Overlay Jalan Ketapang – Banyuwangi Adalah Lanjutan Multyers 2020 – 2021Lanjutan Multyers 2020 – 2021

LOGOS TNbadge-check


					Pekerjaan Overlay Jalan Ketapang – Banyuwangi Adalah Lanjutan Multyers 2020 – 2021Lanjutan Multyers 2020 – 2021 Perbesar

Banyuwangi,Transnews.co.id-Pekerjaan overlay di jalan Ketapang Banyuwangi sepanjang 1 kilo meter tersebut, adalah lanjutan multyers kontrak tahun 2020 – 2021.

Demikian dijelaskan pejabat pembuat komitmen (PPK) BBPJN Jawa timur – Bali Dwi Bagus Bawono saat di konfirmasi Transnews by WhatsApp, Rabu, (31/3/2021).

“Untuk paket pekerjaan preservasi jalan dan jembatan Situbondo – Ketapang – Banyuwangi tahun anggaran 2021, senilai Rp. 29,5 milyar tersebut masih belum jalan,”terangnya.

Dwi menambahkan, bahwa terkait dengan jembatan yang ambrol akibat banjir bandang beberapa waktu yang lalu, masih dalam proses pengerjaan dengan penanganan sementara.

“Sebelum bulan puasa, Insyaallah bisa buka lalulintas dua lajur,”tambahnya.

Diketahuki, akibat banjir bandang yang terjadi, Sabtu (13/3/2021) lalu menghantam jembatan di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi nyaris ambrol. Imbasnya, jalur menuju pantura yang menghubungkan Kota Situbondo dan Banyuwangi harus buka tutup.

Polisi meminta kepada pengendara kendaraan besar dan berat yang menuju Banyuwangi – Surabaya atau sebaliknya, untuk melalui via jalur selatan atau Jember.

Dalam peristiwa itu,sebagian bangunan pondasi dan lantai sungai di bawah jembatan mulai ambrol karena tergerus aliran sungai yang cukup deras. Tak hanya itu, akibat ambrolnya sebagian bahu jalan tersebut, membuat jalur menuju pantura buka tutup.

Untuk sementara, polisi memberikan garis pembatas di lokasi ambrolnya jembatan tersebut.

Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Kadek Ary Mahardhika Kamis lalu (11/3/2021) mengatakan untuk sementara, polisi memberikan garis pembatas di lokasi ambrolnya jembatan tersebut.

“Karena ambrolnya sebagian jembatan itu membuat jalur terpaksa buka tutup. Karena kendaraan yang melintas bisa membuat tambah ambrol,” ujarnya.

Matrawi ,salah satu warga Desa Alasbulu pada Transnews mengatakan, bahwa pihak terkait harus segera melakukan langkah-langkah serius untuk memperbaiki jembatan penghubung Banyuwangi – Situbondo di Desa Alasbuluh ini.

“Sebab jika tidak segera diperbaiki, ambronya pondasi jembatan dipastikan akan membuat jembatan akan runtuh dan akses Jalur Pantura terputus,”katanya.

Matrawi berharap,ambrolnya pondasi jembatan mudah-mudahan segera diperbaiki agar tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kalau tidak segera diperbaiki dan jembatannya ambrol, otomatis akan menimbulkan kemacetan panjang di Jalur Nasional ini, karena jembatan putus,”demikian Matrawi.(HD)Editor:Nas

Baca Lainnya

Wujudkan Kepedulian di Bulan Ramadhan, GWS Jepara Gelar Aksi Berbagi Takjil

14 Maret 2026 - 01:05

Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan, Bupati Subandi Target Tuntas Sebelum Lebaran

14 Maret 2026 - 01:02

Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 26,76 Persen, Target Rampung Juni 2026

14 Maret 2026 - 01:00

Rentetan Kebakaran di Nalumsari Jepara, Dari Rumah Joglo hingga Penggilingan Padi

13 Maret 2026 - 16:30

News Trending DAERAH