Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Enam Pos Pengamanan Disiapkan, Polres Kediri Perketat Penyekatan Pemudik

LOGOS TNbadge-check


					Enam Pos Pengamanan Disiapkan, Polres Kediri Perketat Penyekatan Pemudik Perbesar

Kediri,TransNews.co.id.- Jelang idul fitri Polres Kediri perketat jalur mudik untuk beberapa wilayah. Wilayah yang diperketat penyekatannya diantaranya wilayah Kecamatan,Papar, Kandangan, Mengkreng Purwoasri, Simpang Lima Gumul, dan Plemahan.

Selain itu Polres Kediri menyiapkan enam pos pengamanan dalam rangka penyekatan larangan mudik tahun 2021.

Salah satunya Pos Pengamanan penyekatan di wilayah Kecamatan Kandangan dijaga ketat oleh personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kabupaten Kediri.

Dijelaskan oleh Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, sejumlah pos pengamanan akan disiapkan dalam rangka larangan mudik tahun 2021 yaitu Kecamatan Papar, Kandangan, Mengkreng Purwoasri, Simpang Lima Gumul, dan Plemahan.

Meski demikian petugas sudah siaga di Pos Pengamanan Kecamatan Kandangan karena wilayah tersebut merupakan batas antar wilayah Kabupaten Malang dengan Kabupaten Kediri.

“Jadi kalau mudiknya lokal artinya satu karesidenan seperti Jombang menuju Kediri atau Nganjuk ke Kediri masih diperbolehkan,” jelasnya, Minggu (2/5/2021).

Kapolres menjelaskan bahwa wilayah Malang bukan termasuk dalam karesidenan Kediri, sehingga apabila ada kendaraan yang mudik, maka akan diperiksa oleh petugas gabungan seperti kelengkapan surat pengendara dan menanyakan ada tidaknya surat dinas dari perusahaan maupun instansi tempat mereka bertugas yang hendak menuju dari Kediri ke Malang maupun sebaliknya. Namun jika ditemukan hanya keperluan mudik, maka akan dikembalikan.

“Secara efektif dilaksanakan mulai bersamaan operasi ketupat 6 Mei hingga 17 Mei, dan dilanjutkan 18 Mei hingga 24 meningkatkan kegiatan rutin untuk membatasi mobilisasi di masyarakat agar penyebaran Covid-19 bisa menurun,”ucapnya.

Selain antisipasi mudik, kata Kapolres petugas juga disiagakan untuk memberikan kelancaran arus lalu lintas, bisa mengendalikan kemacetan, dan melaksanakan kegiatan Operasi Yustisi kepada masyarakat maupun pengguna jalan.

“Ke depannya nanti tiap Pos PAM anggota akan ditugaskan selama 24 jam dan akan siaga dalam 3 shift secara bergantian,” demikian Kapolres. (Rudy).

Baca Lainnya

Aspidum Kejati Jatim Dicopot, Kejagung Lakukan Pemeriksaan Internal

4 April 2026 - 07:57

BPBD Jatim Tetap Layani Kebencanaan di Bangkalan Saat Penerapan WFH

3 April 2026 - 18:37

Beri Uang Pembinaan, Ketua DPRD Jepara Bakar Semangat Atlet Karate di Kejurprov Jateng

3 April 2026 - 18:02

Pemkab Sidoarjo Terapkan WFH Setiap Jumat, Dorong Efisiensi dan Transformasi Digital ASN

2 April 2026 - 19:32

News Trending DAERAH