Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Darud Donya, Mengadakan Haul Tuan Di Kandang

LOGOS TNbadge-check

TN.ACEH l – Yayasan Darus Donya, akan mengadakan acara “Haul Tuan Di Kandang”  yang bertepatan dengan HUT Kota Banda Aceh yang ke-814.

“Insya Allah acara tersebut akan diselenggarakan pada hari Senin, tanggal 22 April 2019,” jelas Cut Putri, Ketua Yayasan Darud Donya, minggu (21/4/19).

Lebih jauh Cut Putri mengungkapkan, acara tersebut bertempat di Masjid Tuan Di Kandang, Gampong Pande, Banda Aceh. Sedangkan acaranya akan berlangsung sejak Pukul : 08.00 s/d 11.00.

Dalam acara tersebut akan ada Doa dan Zikir bersama Ustad Jamhuri Ramli, ceramah dan penjelasan sejarah tentang Tuan Di Kandang, Gampong Pande dan hubungannya dengan HUT Kota Banda Aceh oleh Ustad Amir Hamzah, sambutan dari President of Malay and Islamic World Organization/ Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) yang beranggotakan 23 negara rumpun melayu sedunia, oleh Tan Sri Mohd. Ali Rustam, dilanjutkan dengan rangkaian ziarah makam Tuan dikandang, pembersihan situs sejarah makam2 kuno ulama dan pembesar Aceh Darussalam yang masih terbengkalai di area tambak Gampong Pande, penanaman pohon bakau di sekitar tambak Gampong Pande, ziarah ke makam para ulama di bekas Kompleks IPAL, pembersihan area Tugu Titik Nol Kesultanan Aceh Darussalam Gampong Pande, dan pembersihan Pantai Gampong Pande Kilometer Nol Kesultanan Aceh Darussalam.

“Acara ini diselenggarakan oleh Yayasan DARUD DONYA, Didukung oleh DMDI (Dunia Melayu Dunia Islam), UTM (Universiti Teknologi Malaysia), UKM (Universiti Kebangsaan Malaysia), UPM (Universiti Putra Malaysia), Universiti of Malaya, PuKAT ( Pusat Kebudayaan Aceh Turki), Krông Aneuk Nangroe, ALIF (Aceh Lamuri Foundation), PEUSABA (Peubeudoh Sejarah dan Budaya Aceh), dan SILA (Sejarah Indatu Lamuria Aceh),” terang Cut Putri mengakhiri.*** (Gara)

Cut Putri, Ketua Yayasan Darud Donya.


Baca Lainnya

Wabup Sidoarjo Resmikan SPPG Desa Prasung, Dorong Layanan Gizi Terintegrasi dan Ekonomi Lokal

16 April 2026 - 19:48

Ketua DPRD Jepara: Retreat Akmil Jadi Kunci Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

16 April 2026 - 17:23

Gebrakan Tahun Ketiga, IMAC Film Festival Kini Bertransformasi Jadi Ajang Internasional

16 April 2026 - 15:29

Proyek Sekolah Rakyat Jatim 3 di Pasuruan Dikebut, Progres Capai 12 Persen

15 April 2026 - 20:58

News Trending DAERAH