Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Ambruk Akibat Erupsi Semeru, Jembatan Geladak Perak akan Dibangun Lagi dengan Konstruksi Berbeda

LOGOS TNbadge-check


					Jembatan Gladak Perak yang ambruk akibat erupsi gunung Semeru segera di bangun kembali dengan struktur yg berdeda Perbesar

Jembatan Gladak Perak yang ambruk akibat erupsi gunung Semeru segera di bangun kembali dengan struktur yg berdeda

Lumajang, Transnews.co.id – Jembatan penghubung utama Kabupaten Lumajang-Kabupaten Malang, Geladak Perak, yang ambruk terdampak erupsi Gunung Semeru akan dibangun kembali, namun dengan struktur yang berbeda.

Hal tersebut, disampaikan Direktur Jendral Bina Marga, Kementrian Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Hedy Rahadiyan, usai melakukan pemantuan bekas runtuhan Geladak Perak, di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Selasa (7/12/21).

Hedy mengungkapkan, bahwa kerusakan Geladak Perak salah satunya diduga karena pondasi yang menopang dari bawah yang sudah terkikis oleh terjangan lahar dingin, ditambah dengan pengaruh Awan Guguran Panas.

Untuk itu, pihaknya akan mengonstruksi ulang struktur bangunan Geladak Perak agar nantinya tidak bergantung pada pondasi bawah. “Akan kita ganti, konstruksinya akan kita balik, jadi ini runtuhnya kan bangunan bawah, jadi kita nanti tidak akan gunakan pondasi dibawah, tapi sifatnya nanti melengkung keatas,” ujarnya.

Sementara untuk lokasi, panjang dan lebar bangunan akan sama seperti Geladak Perak yang sebelumnya. “Untuk titiknya tetep, bentangannya relatif sama, kecuali ada kebutuhan yang lain,” pungkasnya.

Diketahui, untuk membangun jembatan tersebut, dibutuhkan waktu dengan estimasi selama satu tahun dan membutuhkan biaya sedikitnya Rp100 Miliar. “Membutuhkan waktu sekitar 1 tahun pengerjaan.terangnys

Saat ini, pihaknya sudah merencanakan untuk membuat jembatan sementara, agar semua proses penyaluran bantuan dan mobilitas warga bisa berjalan lancar. jelasnya. (hd)

Baca Lainnya

Hari Raya Idul Fitri, Bupati Subandi Ajak Warga Sidoarjo Perkuat Silaturahmi dan Saling Memaafkan

21 Maret 2026 - 21:51

Konflik Timur Tengah Memanas, BP3MI Jatim Siagakan Satgas 24 Jam dan Antisipasi Lonjakan Kepulangan PMI

21 Maret 2026 - 21:46

Pastikan Arus Mudik Aman dan Terkendali, Bupati Bersama Forkopimda Sidoarjo Sidak Pos Pengamanan Malam Idul Fitri

21 Maret 2026 - 21:42

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

News Trending DAERAH