JATENG, transnews.co.id – Sekber Wartawan Indonesia menggelar Musyawarah Nasional (Munas) II yang berlangsung di Hotel Front One The Andya Boyolali, Jalan Merdeka Timur, Wonosari, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, pada 18–21 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah SWI Provinsi Jawa Tengah, Andrie Once, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Munas yang dinilai berjalan lancar dan mampu mempertemukan insan pers dari berbagai wilayah.
Menurutnya, organisasi wartawan saat ini membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki jiwa entrepreneur guna mendorong peningkatan kesejahteraan anggota, khususnya di daerah.

“Wartawan tetap harus menjalankan fungsi kontrol sosial sebagai bagian dari tugas jurnalistik. Namun di sisi lain, wartawan juga perlu memiliki usaha yang dapat dikembangkan demi menjaga kesejahteraan keluarga dan menciptakan wartawan yang profesional,” ujar Once saat ditemui di Basecamp SWI Pedurungan, Kota Semarang, Kamis (21/5/2026).
Ia menilai terpilihnya H. Iskandar sebagai Ketua Umum SWI periode 2026–2031 membawa harapan baru bagi organisasi. Iskandar disebut memiliki pengalaman di bidang ekonomi kerakyatan, pendidikan, pengolahan limbah, hingga ketahanan pangan.
Once berharap kepemimpinan baru mampu membuka peluang pengembangan usaha dan peningkatan sumber daya manusia bagi wartawan di daerah melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan sektor swasta.
“Ini menjadi awal yang baik bagi kesejahteraan wartawan di lingkungan SWI. Daerah harus siap menyambut program dan gagasan yang nantinya disampaikan Ketua Umum,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Iskandar atas terpilihnya sebagai Ketua Umum SWI. Meski sempat terjadi dinamika dan ketegangan dalam sidang Munas, proses tersebut akhirnya menghasilkan keputusan bersama.
“Sukses untuk Iskandar sebagai Ketua Umum. Semoga visi dan misi membangun SWI yang profesional dan sejahtera dapat direalisasikan selama masa kepemimpinannya,” pungkas Once.
Selain agenda persidangan, Munas II SWI turut diwarnai kegiatan simbolis pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter.
Kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi bersama Forkopimda, desa penggerak ketahanan pangan, organisasi kemasyarakatan, serta melibatkan perwakilan Kementerian Pertanian dan Kementerian Desa.












