Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Ibunda Mantan Panglima GAM Wilayah Aceh Tengah, Fauzan Azima, Meninggal Dunia

LOGOS TNbadge-check

TN. ACEH l — Ibunda dari mantan Panglima GAM (Gerakan Aceh Merdeka) Wilayah Linge Aceh Tengah, Fauzan Azima, Rusmawati Binti Lahat telah meninggal dunia pada Rabu 12 Juni 2019 di RSU Muyang Kute, Bener Meriah. Hal itu tentu meninggalkan kesedihan bagi para kerabat dan handai taulan.

Ucapan belasungkawa juga dilakukan Plt Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah. Meski masih berada di Belanda dalam rangka dinas luar, Nova menyempatkan mengirimkan ucapan duka lewat media.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, telah berpulang ibu kita Rusmawati Binti Lahat, ibu dari saudara Fauzan Azima,” kata Nova lewat sambungan telpon seluler, seperti yang ditulis media Lintas Gayo.

Lain itu, Kepala Dinas Sosial Aceh, Drs. Alhudri, MM juga turut berduka atas berpulangnya ibunda dari Fauzan Azima itu. “Atas nama jajaran Dinas Sosial Aceh, saya mewakili turut berduka atas berpulangnya ibunda kita Rusmawati Binti Lahat, semoga amal ibadah almarhumah di terima disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa bersabar,” ungkap Alhudri.

Jenajah almarhumah Rusmawati Binti Lahat yang disemayamkan di rumah duka, Kampung Babussalam, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, dikebumikan di Kampung Kenawat, Kecamatan Lut Tawar, Aceh Tengah.

Sementara itu, Putra Gara, selaku Presiden Gerakan Pemuda Aceh Bersatu (GPAB) juga mengucapkan turut bela sungkawa kepada Fauzan Azima atas meninggalnya sang ibunda.

“Semoga almarhum diterima amal ibadahnya, dan yang ditinggalkan ikhlas atas segala ketentuanNya,” ucap Putra Gara.

Lebih jauh Gara mengungkapkan bahwa ia terakhir jumpa Fauzan tahun lalu di Sarinah Jakarta. Ngopi bareng dari siang hingga malam hari.

“Dalam obrolan kami, sempat Bang Fauzan menceritakan, ketika dimasa konflik, ibunya tiap waktu diminta untuk memberikan laporan perihal keberadaan Bang Fauzan terkait peran dirinya sebagai Panglima GAM Aceh Tengah. Sang ibu yang menurut Bang Fauzan adalah sumber kekuatan hidup bagi dirinya itu tak ada mengeluh, beliau malah selalu memberi semangat terhadap prinsip hidup Bang Fauzan untuk negeri Aceh tercinta. Selamat jalan Ibu, semoga Allah sendantiasa melapangkan kuburmu,” ungkap Gara panjang lebar.*** (Rana)

Baca Lainnya

Solusi Pakar UPER Hadapi Kenaikan Harga Plastik: Optimalkan Gas Alam dan Bioplastik

20 April 2026 - 16:51

Sidoarjo Raih Penghargaan Jaga Desa Award 2026, Bukti Komitmen Tata Kelola Desa Transparan

20 April 2026 - 16:07

Polres Jember Batasi Kecepatan Kendaraan Berat di Jalur Kasian – Puger

20 April 2026 - 11:57

Halal bihalal DPN Gerakan Kebangkitan Noeswantoro Teguhkan Semangat Juang Songsong Indonesia Emas 2045 

20 April 2026 - 11:46

News Trending DAERAH