Menu

Otomatis

NASIONAL

Bersama BNPB Wali Nanggroe Bicarakan Masa Depan Aceh

LOGOS TNbadge-check

Bersama BNPB Wali Nanggroe Bicarakan Masa Depan Aceh Perbesar

T.N.JAKARTA l — Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al-Haythar melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana RI, Letnan Jendral TNI Doni Monardo, Selasa, 25 Juni 2019.

“Kedatangan Paduka Yang Mulia (PYM) Tgk Malik Mahmud, selain untuk bersilaturahmi hari raya idul fitri, juga membicarakan berbagai masalah Aceh baik masa kini dan masa depan,” ujar Kepala BNPB, Doni Monardo.

Kepada Wali Nanggroe, kepala BNPB menjelaskan pentingnya pengetahuan masyarakat Aceh terkait kontijensi dan ancaman bencana. Dia mencontohkan bahwa dulu, pada tahun 1907 Aceh juga pernah mengalami gempa dan tsunami, dan kembali terjadi pada 2004 lalu.

“Diharapkan Pemerintah Aceh memiliki data sebagai pembelajaran, kenali ancaman bencananya, dan menyiapkan strategi penanganan bencana. Selain itu, masyarakat juga harus mendapatkan edukasi yang didapatkan dari pemerintah,” jelas dia.

 

Hal itu, lanjut dia, adalah kewajiban pemerintah Aceh untuk melayani publik. Sehingga, ke depannya penanggulangan bencana tidak selalu harus bergantung kepada pemerintah pusat.

“Edukasi bencana sebagai upaya menanam dan membangun semangat tangguh dari bencana, peduli lingkungan dan ekosistim, penyampain edukasi bencana dapat juga dilakukan dengan memamfaatkan media sosial,” jelas dia.

Kepala BNPB juga menyinggung pentingnya menumbuhkan berbagai industri di Aceh. Seperti Industri Tourism Ekologi, misalnya dan Green Industri Agriculture yang memiliki nilai profit bagi masyarakat, dan secara tidak langsung menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya menanam pohon dan menjaga lingkungan.

Hal senada juga disampaikan PYM Tgk Malik Mahmud. Sebagai Wali Nanggroe, dia sangat peduli terhadap lingkungan hidup. Menurutnya, bencana alam terjadi dikarenakan manusia tidak menjaga dan merawat dengan baik keseimbang.

“Kita sepakat letak geografis Aceh sangat rawan bencana. Oleh sebab itu, perlu menjaga, menata, dan merawat keseimbangan lingkungan hidup dan alam ini,” jelas PYM Malik Mahmud.

Untuk itu, lanjut PYM Malik Mahmud, perlu kiranya ada keterlibatan ulama di Aceh terkait masalah lingkungan hidup dan ekosistem dengan mengajak masyarakat peduli terhadap hal tersebut.

“Direncanakan, dalam waktu dekat delegasi BNPB dan Kepala BNPB, Letnan Jendral TNI Doni Monardo akan berkunjung ke Aceh untuk bertemu Wali Nanggroe dan para Ulama, akademisi, dan stakeholder lainnya,” jelas dia.

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula, Wakil Ketua KPA, H. Kamaruddin Abubakar (Abu Razak), dan Staf Khusus Wali Nanggroe, Dr M. Raviq.*** (PG)


Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Lantik 166 Pejabat, Subandi Tegaskan Kinerja Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

26 Agu 2026 - 21:30 WIB

Lantik 166 Pejabat, Subandi Tegaskan Kinerja Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi

26 Agu 2026 - 16:48 WIB

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi

Momentum Hari Pelanggan Nasional, PLN Perkuat Listrik Andal untuk Pelanggan Data Center

26 Agu 2026 - 13:10 WIB

Momentum Hari Pelanggan Nasional, PLN Perkuat Listrik Andal untuk Pelanggan Data Center

Bupati Jepara Tegaskan Isu Penjualan Pulau Menjangan Kecil Hoaks

26 Agu 2026 - 12:49 WIB

Bupati Jepara Tegaskan Isu Penjualan Pulau Menjangan Kecil Hoaks

Jepara Berselawat Jadi Ruang Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

26 Agu 2026 - 08:10 WIB

Jepara Berselawat Jadi Ruang Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Bupati Subandi Warning Kontraktor Kejar Deviasi Proyek Betonisasi Jalan Krian-Kemangsen

25 Agu 2026 - 19:18 WIB

Bupati Subandi Warning Kontraktor Kejar Deviasi Proyek Betonisasi Jalan Krian-Kemangsen
Trending di DAERAH