Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri: Sebanyak 70 Ribu Liter Minyak Goreng Digelontorkan ke Jatim Setiap Bulan

LOGOS TNbadge-check


					Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan, saat  berkunjung ke Pasar Larangan Sidoarjo.Selasa (22/2/2022). Perbesar

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan, saat berkunjung ke Pasar Larangan Sidoarjo.Selasa (22/2/2022).

Surabaya, Transnews.co.id – Sebanyak 70 ribu liter minyak goreng akan digelontorkan ke Jawa Timur setiap bulan, termasuk Sidoarjo.Hal tersebut disampaikan, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan ketika berkunjung ke Pasar Larangan Sidoarjo.

Oke Nurwan mengatakan, bahwa ada 26 pasar di Jatim yang menjadi pantauan bulan ini, termasuk pasar Larangan Sidoarjo. Pihaknya akan memenuhi pasokan minyak goreng di 26 pasar tersebut. Setelah itu akan dilanjutkan pemantauan di pasar lain wilayah Jatim.
“Rutin, saya nggak mau pedagang kosong. Ada 131 pedagang di pasar Larangan harus diisi rutin,” ucap Oke Nurwan, Selasa (22/2/2022).

Menurut Nurwan, Jatim merupakan wilayah penting dan strategis, karena ikut mengamankan pasokan minyak goreng di wilayah Indonesia timur. Maka dari itu, Nurwan memberikan pasokan minyak goreng melebihi kebutuhan setiap bulan, yaitu mencapai 58 ribu ton.

“Saya tidak mau ada isu kelangkaan minyak goreng di Jatim. Kuota minyak di Jatim akan dipasok lebih. Tidak hanya provinsi tapi wilayah Indonesia Timur, Saya akan pasok 70 ribu liter perbulan,” jelasnya di lokasi.

Masih dikatakan Nurwan, melalui tangki berkapasitas 5000 liter, pihaknya menyediakan minyak goreng curah dengan harga Rp 12.800 per liter untuk konsumen sedangkan Rp 11.800 untuk pedagang.

“Pedagang jangan dibatasi, karena saya nggak mau operasi pasar ke konsumen. Yang penting masyarakat mudah mendapatkan minyak goreng. Rp 11.500 per liter atau Rp 12.800 per kilo,” imbuhnya.

Nurwan menekankan, agar dinas terkait melakukan pemantauan di pasar tradisional secara rutin untuk mengecek stok minyak goreng pedagang. Agar isu kelangkaan minyak goreng segera teratasi.

“Saya harap secepatnya normal. Sesuai instruksi presiden seharusnya per tanggal 31 Januari kemarin sudah normal,” pungkasnya. (hd)

Baca Lainnya

Hadiri Operasi Pasar Murah Jepara, Ketua DPRD Dorong Pemerintah Tetap Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

12 Maret 2026 - 20:28

Jelang Mudik Lebaran, Polda Jateng Siagakan 28.980 Personel Gabungan dalam Operasi Ketupat Candi 2026

12 Maret 2026 - 19:45

Ketua DPRD Jepara Pimpin Langsung Pembagian Takjil untuk Masyarakat

11 Maret 2026 - 21:59

Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,7 Miliar ke Nganjuk, Sasar Lansia, Disabilitas hingga Penguatan Desa

11 Maret 2026 - 03:20

News Trending DAERAH