SIDOARJO, transnews.co.id — Pengurus tiga organisasi kemasyarakatan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Kabupaten Sidoarjo resmi dilantik di Pendopo Delta Wibawa, Kamis malam (30/4/2026). Ketiga organisasi tersebut yakni KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) Sidoarjo, FORHATI (Forum Alumni HMI-Wati) Sidoarjo, dan HIPKA (Himpunan Pengusaha KAHMI) Sidoarjo. Pelantikan dilakukan oleh masing-masing pengurus organisasi tingkat Jawa Timur.
Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, yang turut hadir dalam acara tersebut mengajak ketiga organisasi untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan pembangunan daerah.
“Kami berharap organisasi ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan gagasan pembangunan serta turut mengawal pelaksanaannya agar berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan komitmen bersama dari berbagai elemen masyarakat. Peran organisasi alumni seperti KAHMI, FORHATI, dan HIPKA dinilai penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memastikan pembangunan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Mari jadikan momentum pelantikan ini sebagai awal semangat baru untuk bekerja bersama, bergandengan tangan, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Sidoarjo,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Presidium MD KAHMI Sidoarjo, Chairil Anwar, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Ia menilai masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah dalam pembangunan, terutama terkait infrastruktur.
“Ibu Wakil Bupati tidak perlu khawatir, silakan berkolaborasi dengan alumni HMI untuk mencari solusi terbaik bagi Kabupaten Sidoarjo,” katanya. Ia mencontohkan persoalan penanganan banjir yang dinilai masih perlu pembenahan serius.
Dalam pelantikan tersebut, KAHMI Sidoarjo periode 2025–2030 dikukuhkan dengan lima presidium dari latar belakang berbeda, yakni Chairil Anwar (akademisi), Sudarmawan (jurnalis), Tri Kisnowo Hadi (budayawan), Dini Purnawansyah (birokrat), dan Urip Prayitno (pengacara).
Sementara itu, FORHATI Sidoarjo periode 2025–2030 dipimpin oleh drg. Dwi Wahyu Indrawati.
Adapun HIPKA Sidoarjo periode 2026–2031 diketuai oleh Aditya Hanif Ashar.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Sidoarjo.












