Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Cianjur Pamerkan Pusaka Nusantara

LOGOS TNbadge-check

Cianjur,Transnews -Puluhan jenis Pusaka Nusantara dan Batu Akik dipamerkan dalam kegiatan Jamnas pusaka nusantara dan batu akik di Alun alun Cianjur, Jumat (05/07/19).

Pameran ini dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 5 Juli sampai 7 Juli 2019, diikuti oleh peserta dari berbagai daerah seperti Madura, Solo, Sumedang, Bandung, Bogor dan wilayah lainnya di Jawabarat.

Plt Bupati Cianjur,H. Herman Suherman, secara resmi membuka pameran tersebut. Banyak macam benda pusaka nusantara yang dipamerkan seperti kris, kujang, barang antik, batu akik dan lainnya.

Iwan Rio Mustopa Ketua Umum Paguyuban Pusaka Kujang Nusantara (PKPN), mengatakan sangat bangga karna oleh para pelestari budaya dan pusaka kegiatan ini bisa diselenggarakan.

Potensi batu akik di wilayah selatan, black aren, yang sudah dipamerkan ke Belanda tahun 2015 memang belum dikemas promosinya secara besar-besaran.

“Saya berharap batu akik black aren ikut terangkat dalam pameran kali ini,” ungkap Iwan Rio.

Iwan berharap dari kegiatan ini ingin mengenalkan benda pusaka dan batu akik kepada generasi muda di Cianjur, sehingga bisa membedakan Kujang yang asli dan yang baru itu seperti apa tidak hanya mendengar ceritanya saja,” Ujar Iwan.

PLT Bupati Cianjur H. Herman Suherman, sangat mengapresiasi pameran yang diadakan oleh para pelestari budaya dan pusaka nusantara ini.

” Kegiatan ini sangatlah baik, dalam pensosialisasiannya ada pesan moral untuk generasi muda masa kini supaya bisa mengenal budaya sendiri yang ada di Kabupaten Cianjur,” ungkapnya,seraya menandaskan tentang batu akik black aren asal Cianjur, memang perlu pengemasan promosi lagi agar produk batu akik Cianjur dikenal warga luas.(Mal)

Baca Lainnya

NasDem Jepara Sebut Cover Majalah Tempo Diinilai Langgar Etika Jurnalistik

15 April 2026 - 15:45

Polres Jember Borong Tiga Penghargaan dari KPPN, Bukti Kinerja Keuangan Transparan dan Akuntabel

14 April 2026 - 20:38

DLHK Sidoarjo Sidak TPA Liar Trompoasri, Tutup Akses dan Dorong Perbaikan Sistem Sampah

14 April 2026 - 20:35

Asasta Raih Golden Trophy Dalam Ajang TOP BUMD Awards 2026

14 April 2026 - 09:57

News Trending DEPOK