Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

KESEHATAN

99 Persen Warga RI Disebut Kebal Covid-19

LOGOS TNbadge-check


					99 Persen Warga RI Disebut Kebal Covid-19 Perbesar

JAKARTA, transnews.co.id – Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) mempertanyakan kapan pemerintah akan mencabut status pandemi Covid-19, mengingat menurunnya angka penularan dan kematian yang drastis.

“Tidak ada alasan mempertahankan status pandemi Covid,masyarakat ingin segera bisa beraktivitas agar bisa kembali hidup normal,” ucap Roy Pangharapan kepada pers di Jakarta, Senin (25/4).

Menurutnya setelah dicabut, pemerintah Jokowi bisa kembali fokus melanjutkan pembangunan dan pelayanan seperti semula sebelum Covid-19.

“Pembelajaran penting dari Pandemi adalah mempersiapkan ketahanan rakyat dalam menghadapi bencana penyakit. Disiplin masyarakat memakai masker serta pola hidup bersih dan sehat tetap harus dipertahankan,” tegasnya.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan antibodi yang terbentuk di masyarakat naik menjadi 99,2 persen menjelang Lebaran.

“Bisa disampaikan bahwa kadar antibodi masyarakat Indonesia naik menjadi 99,2 persen,artinya 99,2 persen dari populasi masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi, yang berasal dari vaksinasi maupun juga infeksi,” ujar Menkes dalam konferensi pers, Senin (18/4).
Hasil tersebut didapatkan dari sero survei beberapa waktu lalu untuk mengambil kebijakan dalam menghadapi Lebaran tahun 2022 di tengah pandemi COVID-19. Studi tersebut dilakukan Kemenkes yang bekerja sama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI).

Berdasarkan hasil survei ini, Menkes menambahkan, pemerintah meyakini dengan titer antibodi yang tinggi tersebut akan mengurangi risiko akibat COVID-19. Ia optimis bahwa kegiatan mudik pada tahun ini akan bisa berjalan lancar dan tidak membawa dampak negatif. (Red)

Baca Lainnya

Bukan Angka Acak, Pakar Aktuaria UPER Bedah Rumus di Balik Santunan Kecelakaan Transportasi

7 Mei 2026 - 20:28

PLN Perkuat Tata Kelola Aset, Dewan Komisaris Tinjau Langsung GITET Bekasi

7 Mei 2026 - 12:05

Pimpin APMISO DKI Jakarta, Iskandar Implementasikan Program Tiga Pilar

6 Mei 2026 - 22:04

Menyalakan Harapan dari Karawaci: Panen Hortikultura KWT Urang Baraya Bukti Energi Menggerakkan Kehidupan

6 Mei 2026 - 12:26

News Trending EKBIS