Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Presiden Jokowi : Lembaga Yang Bermasalah Akan Dibubarkan

LOGOS TNbadge-check

Bogor,Trans News -Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin ke depan akan mengundang investasi seluas-luasnya demi membuka lapangan kerja untuk rakyat. Maka reformasi struktural dan birokrasi harus dilakukan. Lembaga yang yang tidak bermanfaat dan bermasalah dan tak bisa melaksanakan visi itu akan dibubarkan.

Pernyataan itu disampaikan oleh Presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo (Jokowi), dalam pidato Visi Indonesia, di Sentul, Bogor, Minggu (14/7/2019).

Presiden Jokowidodo menegaskan ingin mereformasi birokrasi. Dia menantang menteri-menteri mendatang untuk berani.
Kecepatan memberi izin menjadi kunci dari reformasi birokrasi kita.

” Akan saya cek sendiri, akan saya kontrol sendiri. Begitu, begitu saya lihat tidak efisien atau tidak efektif, saya pastikan, saya pastikan akan saya pangkas dan saya copot pejabatnya,” kata Jokowi.

Oleh sebab itu,tegas Jokowi, butuh menteri-menteri yang berani. Kalau ada lembaga-lembaga yang tidak bermanfaat dan bermasalah, sekali lagi, kalau ada lembaga-lembaga yang tidak bermanfaat dan bermasalah, saya pastikan saya bubarkan,” imbuh Jokowi disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Jokowi menegaskan dirinya tak ingin memelihara pola pikir lama. Dia juga tak ingin jajarannya bekerja di zona nyaman. Jokowi mengaskan semuanya harus berubah.

“Tidak ada lagi pola pikir-pola pikir lama. Kita juga tidak ingin ada lagi pola-pola kerja yang linear, tidak ada lagi kerja-kerja yang hanya rutinitas, tidak ada lagi kerja-kerja yang monoton yang begitu-begitu saja.

” Tidak ada lagi kerja di zona yang nyaman, penyakit kita ada di situ. Kita harus berubah, kita harus berubah, sekali lagi kita harus berubah,” Tandasnya. (Arief Eko)

Baca Lainnya

Dari Pekarangan Sempit Jadi Sumber Pangan, Cerita Warga Kampung Tangguh Binaan PLN

15 April 2026 - 11:07

Polres Jember Borong Tiga Penghargaan dari KPPN, Bukti Kinerja Keuangan Transparan dan Akuntabel

14 April 2026 - 20:38

DLHK Sidoarjo Sidak TPA Liar Trompoasri, Tutup Akses dan Dorong Perbaikan Sistem Sampah

14 April 2026 - 20:35

Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke

14 April 2026 - 14:41

News Trending EKBIS