Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Cara Jitu Pemkot Bandung Tekan Laju Inplasi

LOGOS TNbadge-check

Bandung Transnews- Pemerintah Kota Bandung Jawa Barat, diam diam memiliki cara jitu untuk menekan laju Insplasi di wilayahnya. Upaya tersebut terus dilakukan,sebab Inplasi merupakan salah satu yang memengaruhi kebijakan ekonomi kepala daerahnya.

Berkaitan dengan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna, saat membuka High Level Meeting Tim Pengendalian Daerah di Hotel Golden Plower, Jalan Asia Afrika Bandung, Selasa (23/7/19) mengatakan salah satu cara menekan inflasi adalah dengan menjaga ketersediaan barang dan jasa.

” Saya ingin di Bandung itu tidak kekurangan suplai dalam bentuk apa pun. Termasuk kepetingan ekonomi. Kebutuhan pokok masyarakat harus terjaga. Jangan sampai ada kelangkaan,” tegasnya.

Ia menilai, kelangkaan barang akan berdampak pada kenaikan harga. Imbasnya, daya beli menjadi menurun.

” Kalau sudah daya beli terganggu, bisa berdampak pada aspek sosial. Ini yang kita jaga, jangan sampai terjadi,” sambungnya.

Dalam upaya menstabilkan inflasi, sekda meminta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus menjadi satu kesatuan yang saling menguatkan.

“Kita harus menyamakan pandangan dan tindakan,” tuturnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Jawa Barat, kata Sekda, Inflasi Kota Bandung pada Juni 2019 berada di angka 0,10. Angka tersebut merupakan angka terbaik se-Jawa Barat.

” Adapun faktor penyebab inflasi di Kota Bandung adalah bahan makanan, transport, biaya pendidikan, perumahan, air listrik dan bahan bakar,” Pungkasnya.(Nas/Chryst)

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Passca Ledakan di Masjid Jember, Polda Jatim Pastikan Situasi Terkendali dan Tidak Ada Korban Jiwa

18 Maret 2026 - 05:53

Salurkan Bantuan Kursi Roda, YGP Beri Semangat Baru Untuk Warga Depok

18 Maret 2026 - 05:47

News Trending DEPOK