Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Jelang Idul Adha: Harga Cabe Rawit Di Tangerang Tembus Angka 90 Ribu Per Kilo

LOGOS TNbadge-check

Tangerang,Transnews- Harga komoditi kebutuhan pokok Satu pekan jelang Idul Adha 1440 Hijriah di Kota/Kabupaten Tangerang Privinsi Banten mulai merangkak naik.

Salah satu komoditi utama yang harganya cukup signifikan adalah Cabai Rawit yang tembus angka 90 ribu per kilogramnya. Hal tersebut terungkap saat Tim gabungan dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Bulog Divre Tangerang – Jakarta, Polres Metro Tangerang, BPS, dan PD Pasar menyasar dua pasar strategi, pasar Anyar dan pasar Malabar Kota Tangerang, Selasa (06/08/19).

Di kedua pasar tersebut ditemukan harga cabai rawit merah, yang naik tinggi dari sebelumnya 30 ribu menjadi 90 ribu per kilo.

Kepala Seksi Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Endang S Sumaryati, ditemui awak media di sela sela sidak menjelaskan, bahwa berdasarkan pendataan sejak Juni hingga Agustus ini, pihaknya menemukan lonjakan harga cabai rawit merah yang cukup tinggi yakni 90 ribu/kilo dari sebelumnya 30 ribu,” ucap Endang.

Endang menambahkan, kemarau panjang disinyalir sebagai penyebab tingginya harga cabai disamping kurangnya pasokan Cabai di Jawa dan Sumatera.

“Hasil sidak ini sebagai deteksi dini, agar kami bisa mengendalikan distribusi dan harga pasar menjelang hari besar keagamaan lainnya,” tambah Endang.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang mengatakan seluruh hasil pendataan yang didapat, secepat mungkin akan dilaporkan kepada walikota Tangerang, untuk segera diambil langkah yang dianggap dapat meringankan masyarakat.

“Secepatnya kita akan adakan rapat, agar ada langkah selanjutnya,” ujarnya.(Arif Eko/Anggri)

Baca Lainnya

Revolusi Museum Sangiran: Dr. Sudibyo “Hidupkan” Fosil Lewat Teknologi Imersif dan Bit Arrangement

7 Maret 2026 - 03:28

Wujudkan Zero Narkoba Polres Jember Test Urine Bagi Para Perwira

7 Maret 2026 - 03:21

Ramadan Penuh Kebersamaan, Ormas PROGIB DPC Jepara Bagikan 1500 Takjil

7 Maret 2026 - 03:17

Kunjungi Pameran IFEX 2026, Ketua DPRD: Momentum Perluas Akses Pasar Global Furniture Jepara

7 Maret 2026 - 03:11

News Trending EKBIS