Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Srikandi UIT JBB Lakukan Rekonduktoring SUTET Jawa 9/10 Line 2 dan Uprating Diameter 4 GITET Cilegon Baru

Avatar photobadge-check


					Srikandi UIT JBB Lakukan Rekonduktoring SUTET Jawa 9/10 Line 2 dan Uprating Diameter 4 GITET Cilegon Baru Perbesar

Banten, Transnews.co.id – Pekerjaan rekonduktoring SUTET Jawa 9/10 Line 2 dan uprating Diameter 4 GITET Cilegon Baru yang dimulai sejak 22 Agustus 2025 berhasil diselesaikan sesuai target.

Pekerjaan ini dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cilegon, yang berada di bawah wilayah kerja PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB).

Rekonduktoring dilakukan pada 32 tower dengan mengganti konduktor tipe ACSR menjadi ACCC Amsterdam yang lebih efisien dan andal.

Secara bersamaan, pekerjaan uprating Diameter 4 GITET Cilegon Baru juga dilaksanakan melalui penggantian sejumlah peralatan utama, antara lain disconnecting switch (DS), circuit breaker (CB), konduktor flybus, serta current transformer (CT).

Dalam proses krusial ini, hadir sosok Srikandi PLN UIT JBB, Fadhliha Azhiima, selaku Manager Pengendalian Konstruksi dan Logistik PLN UIT JBB yang mengawal langsung tahapan energize.

Iima, begitu sapaan akrabnya, memastikan seluruh persiapan hingga pemberian beban pertama pada sistem kelistrikan berjalan sesuai prosedur. Dengan pengawasan yang teliti, seluruh rangkaian pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.

General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing, memberikan apresiasi atas dedikasi Iima dalam proses ini.

“Proses pengujian peralatan sebelum energize memerlukan waktu lebih dari 24 jam dan harus dilakukan berulang-ulang untuk memastikan keandalan sesuai standar PLN. Dengan kesabaran dan ketelitiannya, Iima mampu memastikan setiap hasil uji memenuhi standar sehingga peralatan siap dioperasikan,” ungkap Himmel.

Seluruh pekerjaan berjalan lancar, dan pada 26 Agustus 2025 berhasil dilakukan energize dengan kondisi aman serta andal, sehingga semakin memperkuat keandalan pasokan listrik di sistem Jawa–Bali.

Baca Lainnya

BRI BO Bekasi Siliwangi Salurkan Bingkisan Ramadan

10 Maret 2026 - 15:51

BRI Tambun Bagikan Paket Sembako Untuk Korban Banjir Cabangbungin

10 Maret 2026 - 15:42

PLN UIT JBB Tingkatkan Keandalan Jaringan Listrik

10 Maret 2026 - 13:24

PLN UIT JBB Berhasil Energize Busbar GISTET 500 kV Priok

9 Maret 2026 - 20:12

News Trending EKBIS