JEPARA, transnews.co.id — Sebanyak 1.354 pedagang Pasar Bangsri, Kabupaten Jepara, resmi direlokasi ke Pasar Bangsri Baru. Peresmian ini menandai berakhirnya penantian panjang para pedagang dan masyarakat yang telah berlangsung hampir sembilan tahun, Rabu (29/4/2026).
Peresmian dilakukan oleh Wakil Bupati Jepara, M. Ibnu Hajar, yang hadir mewakili Bupati Witiarso Utomo. Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Ary Bachtiar, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan.
Suasana haru dan bahagia mewarnai pembukaan pasar. Para pedagang yang selama ini menunggu kepastian relokasi akhirnya dapat menempati kios baru dengan fasilitas yang lebih luas, bersih, dan tertata.

Rangkaian peresmian berlangsung meriah, diawali dengan selamatan dan pengajian, serta dimeriahkan pertunjukan barongsai dan drumband. Arak-arakan pedagang dari pasar lama menuju lokasi baru sejauh kurang lebih satu kilometer menjadi momen yang paling menarik perhatian. Hiburan musik Islami turut menambah semarak acara.
Ketua Paguyuban Pasar Bangsri Baru, Nurkholis, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara, khususnya Kepala Disperindag Anjar Jambore Widodo, atas keberhasilan proses relokasi tersebut.
Ia menjelaskan, Pasar Bangsri Baru dibangun di atas lahan sekitar dua hektare dengan luas bangunan kurang lebih 800 meter persegi.
Sebanyak 1.354 tempat usaha telah disiapkan, terdiri dari 116 kios depan, 336 lapak kering, 688 lapak dalam, 180 lapak basah, serta 84 lapak onderdil.
Ke depan, pasar ini ditargetkan menjadi pasar percontohan di Kabupaten Jepara. Meski demikian, masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi, seperti peningkatan penerangan serta optimalisasi sistem keamanan berbasis CCTV.
Dalam sambutannya, M. Ibnu Hajar menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan pasar tersebut.
“Alhamdulillah, setelah penantian panjang, Pasar Bangsri Baru akhirnya resmi dibuka. Ini langkah besar untuk mendorong perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para pedagang untuk menjaga kebersihan dan fasilitas pasar, serta aktif berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup.
Sebagai bagian dari peresmian, panitia turut menggelar undian berhadiah, mulai dari satu unit kios, sepeda listrik dari sponsor, hingga uang tunai jutaan rupiah yang disumbangkan oleh Wakil Bupati, paguyuban pedagang, anggota DPRD, dan Sekda Jepara.
Salah satu warga Desa Bangsri, Muhamat Anas, menjadi penerima undian kios gratis. Sebelumnya, ia hanya memiliki lapak kecil untuk berjualan pisang di pasar lama.
Dengan penuh syukur, Anas mengaku bahagia atas keberuntungan tersebut. Ia berharap kios baru yang diperolehnya dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha keluarganya.










