Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Single Terbaru Small Band, “LABIL” Kisah Tentang Hubungan Yang Terjebak

Avatar photobadge-check

BOGOR, transnews.co.id — Setelah perjalanan panjang dan penantian bertahun-tahun, Small Band akhirnya mewujudkan impian lamanya dengan merilis single perdana berjudul “Labil”.

Grup musik asal Bogor ini resmi memperkenalkan karya mereka pada Selasa, 28 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, melalui acara peluncuran di NJayo Café, Bogor.

Lagu “Labil” menjadi penanda babak baru bagi band yang telah terbentuk sejak 2013 itu. Setelah sekian lama hanya berkutat pada sesi latihan tanpa ruang untuk mengekspresikan karya, kini mereka tampil lebih matang dan bersemangat.

Kolaborasi dengan Igma Studio dan abdifoundation.id menjadi momentum penting yang menghidupkan kembali cita-cita masa kecil mereka—menjadi musisi yang benar-benar berkarya.

Empat personel Small Band, Maudy (vokal), Yongki (drum & penulis lagu), Pitoy (gitar), dan Ezot (bass), hadir lengkap dalam peluncuran single tersebut. Acara juga dimeriahkan oleh Tata, yang tampil sebagai model dalam video klip “Labil”.

Persahabatan menjadi fondasi terbentuknya Small Band. Yongki, Pitoy, dan Ezot adalah teman sejak kecil bermain dan bersekolah bersama hingga akhirnya sepakat membentuk band dengan nama yang sederhana namun sarat makna: Small Band.

Single “Labil” sendiri menghadirkan warna pop alternatif dengan tempo yang sedikit ngebeat. Lagu ini mengisahkan seorang perempuan yang terjebak dalam hubungan dengan kekasih yang temperamental dan egois. Di satu sisi, ia ingin pergi, namun di sisi lain ia terlalu mencintai pasangannya untuk melepaskan.

“Lagu ini sederhana, tapi mewakili banyak situasi nyata yang dialami orang-orang saat ini. Saya melihat banyak orang hidupnya sedang labil,” ujar Yongki, sang penulis lagu.

Bagi Small Band, “Labil” bukan sekadar lagu cinta, melainkan cerminan emosi dan realitas hubungan manusia yang penuh dilema.

“Bagi saya, lagu ini menggambarkan hal-hal yang bisa terjadi dalam hubungan dan akhirnya bisa saya bagikan lewat musik,” tambah Yongki.

Dengan rilis single perdananya ini, Small Band optimistis dapat menembus hati pendengar melalui musik yang jujur dan mudah diterima.

Mereka berkomitmen untuk terus menciptakan karya yang relatable dengan pengalaman hidup banyak orang.

Untuk para pencinta musik tanpa batas genre, “Labil” wajib masuk playlist kamu! Dengarkan kisah mereka dan rasakan getaran kejujuran dalam musiknya di kanal YouTube Small Band. https://www.youtube.com/watch?v=_Do-HTLO1GI

Baca Lainnya

Revolusi Museum Sangiran: Dr. Sudibyo “Hidupkan” Fosil Lewat Teknologi Imersif dan Bit Arrangement

7 Maret 2026 - 03:28

Wujudkan Zero Narkoba Polres Jember Test Urine Bagi Para Perwira

7 Maret 2026 - 03:21

Ramadan Penuh Kebersamaan, Ormas PROGIB DPC Jepara Bagikan 1500 Takjil

7 Maret 2026 - 03:17

Kunjungi Pameran IFEX 2026, Ketua DPRD: Momentum Perluas Akses Pasar Global Furniture Jepara

7 Maret 2026 - 03:11

News Trending EKBIS