Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Pemprov Jatim Apresiasi Ground Breaking Gedung Baru Disway Center

Avatar photobadge-check


					Pemprov Jatim Apresiasi Ground Breaking Gedung Baru Disway Center Perbesar

Pemprov Jatim Apresiasi Ground Breaking Gedung Baru Disway Center

SURABAYA, transnews.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jatim memberikan apresiasi atas pelaksanaan ground breaking gedung baru Harian Disway yang berlokasi di Jalan Walikota Mustajab, Surabaya, Kamis (4/6/2026).

Apresiasi tersebut disampaikan melalui Kepala Diskominfo Jatim yang diwakili Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Putut Darmawan, yang hadir dalam acara peresmian bersama Danramil Genteng serta Presiden Persebaya, Azrul Ananda.

Kehadiran perwakilan Pemprov Jatim menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan pusat media yang diinisiasi pendiri Disway, Dahlan Iskan.

Pembangunan gedung baru tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem media dan mendukung penyebaran informasi yang berkualitas kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Dahlan Iskan mengungkapkan bahwa nama Disway Center yang saat ini digunakan masih bersifat sementara. Ia sengaja merahasiakan nama resmi gedung tersebut, bahkan dari putranya sendiri, Azrul Ananda.

“Saya merahasiakan ini karena Azrul juga merahasiakan kepada saya siapa saja pemain Persebaya untuk musim depan,” ujar Dahlan disambut tawa para tamu undangan.

Mantan Menteri BUMN itu juga membagikan cerita unik terkait proses penamaan gedung. Menurutnya, ia sempat berkonsultasi dengan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mengenai konsep visualisasi dan nama bangunan tersebut.

“Hasilnya, AI menyarankan agar gedung ini diberi nama Bonek Center,” ungkapnya.

Dahlan menjelaskan, pembangunan gedung dilakukan secara swakelola tanpa menggunakan jasa kontraktor utama. Meski demikian, proses pembangunan tetap diawasi oleh tenaga profesional untuk memastikan kualitas bangunan sesuai dengan perencanaan.

“Kita menginginkan desain yang tidak biasa, yang mudah-mudahan belum ada di Surabaya. Kita bangun sendiri sesuai dengan keinginan sendiri, kita panggil tukang, tetapi tetap ada pengawas,” katanya.

Dengan konsep yang berbeda dan desain yang khas, Dahlan berharap gedung baru tersebut tidak hanya menjadi pusat aktivitas media, tetapi juga mampu menghadirkan identitas baru serta menjadi salah satu landmark Kota Surabaya.

Sementara itu, Kabid IKP Diskominfo Jatim, Putut Darmawan, menyampaikan apresiasinya atas pembangunan fasilitas tersebut.

Menurutnya, kehadiran Disway Center merupakan langkah positif dalam memperkuat industri media di Jawa Timur.

“Semoga fasilitas ini dapat mendukung penyebaran informasi yang berkualitas, meningkatkan literasi masyarakat, serta menjadi ruang kolaborasi yang bermanfaat bagi perkembangan dunia media dan komunikasi di Jawa Timur,” ujarnya.

Baca Lainnya

YGP Peduli: Salurkan Bantuan Kursi Roda Untuk Warga Depok

4 Juni 2026 - 16:17

Jaga Kondusivitas Sasi Suro, PSHT Cabang Jember Bersama Forkopimda Kerahkan 1200 Pamter

4 Juni 2026 - 08:51

Sambut Hari Jadi ke-179, Pemkab Boyolali Gelar Panen Raya Padi di Desa Sangge

3 Juni 2026 - 20:50

Pemkab Sidoarjo Bentuk Satgas Kawal Penyelesaian Aspirasi Warga Terdampak Lumpur Lapindo

3 Juni 2026 - 20:19

News Trending DAERAH