Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

Lima Daerah Raih Apresiasi Diskominfo Jatim atas Gerakan Cegah Judi Online

Avatar photobadge-check


					Lima Daerah Raih Apresiasi Diskominfo Jatim atas Gerakan Cegah Judi Online Perbesar

Lima Daerah Raih Apresiasi Diskominfo Jatim atas Gerakan Cegah Judi Online

SURABAYA, transnews.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memberikan apresiasi kepada lima daerah yang dinilai paling aktif dalam menyelenggarakan deklarasi dan sosialisasi pencegahan judi online.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Forum Pemerintahan Digital Jawa Timur 2025 bertajuk “Akselerasi Pemerintahan Digital dalam Mewujudkan Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara” yang digelar di Malang, Jumat (7/11/2025).

Lima daerah penerima penghargaan yaitu Dinas Kominfo Kabupaten Jember, Kabupaten Madiun, Kabupaten Malang, Kabupaten Tulungagung, dan Kota Madiun.

Dari sisi partisipasi, Kabupaten Jember menjadi daerah dengan peserta terbanyak yakni 4.624 peserta, disusul Kabupaten Madiun (3.439 peserta), Kabupaten Malang (2.068 peserta), Kabupaten Tulungagung (1.487 peserta), dan Kota Madiun (1.261 peserta).

Secara keseluruhan, total partisipasi dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur mencapai 19.089 peserta dalam kegiatan deklarasi serentak yang digelar secara daring pada 23 Oktober 2025.

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kolaborasi seluruh Diskominfo kabupaten/kota yang telah berperan aktif dalam gerakan “Digital Sehat Tanpa Judi Online.”

” Partisipasi seluruh kabupaten/kota menjadi bukti nyata komitmen Jawa Timur dalam melindungi masyarakat dari bahaya judi online. Kolaborasi ini adalah contoh penguatan literasi digital yang berdampak luas,” ujar Sherlita.

Sherlita menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan melanjutkan program literasi digital tersebut pada tahun 2026 dengan tema dan pendekatan yang lebih segar.

” Rencana kegiatan dan anggarannya sudah disiapkan. Harapan kami, seluruh 38 kabupaten/kota dapat berpartisipasi aktif seperti tahun ini,” tambahnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para peserta forum yang hadir langsung ke Malang, meski berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur.

” Banyak yang datang dari jauh—luar biasa! Ini menunjukkan komitmen kita bersama untuk tetap menjalankan tugas pokok dan fungsi Kominfo, terutama dalam mewujudkan masyarakat digital yang sehat dan produktif,” tutupnya.

Forum Pemerintahan Digital Jawa Timur menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar-daerah dalam mendorong transformasi digital yang aman, beretika, dan bebas dari praktik judi online di seluruh Jawa Timur.

Baca Lainnya

Ramadan Berkah: YGP Berikan Bantuan Kaki Palsu ke-43 Untuk Warga Sawah Besar

7 Maret 2026 - 19:11

Revolusi Museum Sangiran: Dr. Sudibyo “Hidupkan” Fosil Lewat Teknologi Imersif dan Bit Arrangement

7 Maret 2026 - 03:28

Wujudkan Zero Narkoba Polres Jember Test Urine Bagi Para Perwira

7 Maret 2026 - 03:21

Ramadan Penuh Kebersamaan, Ormas PROGIB DPC Jepara Bagikan 1500 Takjil

7 Maret 2026 - 03:17

News Trending DAERAH