Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

ENTERTAINMENT

Rayakan Hari Perempuan Internasional 2026, Ketua PBI Depok: Perkuat Sinergi Perjuangkan Hak-hak Perempuan Indonesia

Avatar photobadge-check


					Rayakan Hari Perempuan Internasional 2026, Ketua PBI Depok: Perkuat Sinergi Perjuangkan Hak-hak Perempuan Indonesia Perbesar

Rayakan Hari Perempuan Internasional 2026, Ketua PBI Depok: Perkuat Sinergi Perjuangkan Hak-hak Perempuan Indonesia

JAKARTA, transnews.co.id – Dengan adanya kegiatan ini bisa memperkuat sinergi untuk terus memperjuangkan hak perempuan di Indonesia.

Hal itu disampaikan Maya Aprilia Ketua Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) KotaDepok saat menghadiri acara  Hari Perempuan Internasional 2026, pada Selasa, 10 Maret 2026 lalu di Hotel Raffles Jakarta.

“Diskusi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia,” ucapnya.

Diusung oleh Sekretariat Farid Nila Moeloek Society (FNM Society) bekerja sama dengan PT Takeda Innovative Medicines menggelar sebuah forum strategis bertajuk “Rights Justice  Action. Dari Hak Menuju Aksi untuk Semua Perempuan dan Anak Perempuan”.

Acara ini merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan perempuan sedunia dalam memperoleh hak-hak di berbagai bidang.

Fokus utamanya adalah menegaskan bahwa kemajuan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui investasi nyata pada perlindungan hak, keadilan, dan kesempatan yang setara bagi perempuan.

​Prof. Dr. dr. Nila Moeloek, Sp.M(K), Pendiri dan Ketua FNM Society, dijadwalkan membuka acara secara resmi. Dalam konteks kesehatan, beliau menekankan bahwa akses perempuan terhadap informasi dan sumber daya kesehatan merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar yang berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

​Kegiatan ini juga menghadirkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi M.Si, sebagai pembicara kunci.

Beliau akan memaparkan materi mengenai penguatan perlindungan dan pemberdayaan perempuan melalui implementasi kebijakan yang inklusif.

​Selain pidato kunci, acara akan diisi dengan diskusi panel yang menghadirkan tokoh-tokoh berpengaruh, termasuk Yenny Wahid (Wahid Foundation), Neneng Goenadi (Country Managing Director Grab Indonesia), serta perwakilan dari Kementerian Kesehatan dan UNFPA.

Diharapkan melalui pertemuan ini, para peserta dapat berbagi wawasan dan merumuskan langkah konkret dalam menciptakan lingkungan yang aman dan suportif bagi tumbuh kembang perempuan dan anak di masa depan.

Baca Lainnya

Mahasiswa UPER Raih Juara 3 Nasional Lewat Kampanye “Jejak Kota”

13 Mei 2026 - 21:03

BEM Pesantren Gelar Ruqyah Kebangsaan di Komunitas Utan Kayu: Serukan Persatuan dan Jaga Stabilitas NKRI

13 Mei 2026 - 20:05

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Hadirkan Promo Spesial Sambungan Baru

13 Mei 2026 - 19:06

Pemkab Sidoarjo Gelar Deklarasi Damai Pilkades 2026, 230 Cakades Siap Jaga Kondusivitas

13 Mei 2026 - 19:00

News Trending DAERAH