Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Proyek Rigid Beton Kedungrejo – Wadungasri Deviasi 34 Persen, Bupati Subandi Evaluasi Kinerja Kontraktor 

Avatar photobadge-check


					Proyek Rigid Beton Kedungrejo -Wadungasri Deviasi 34 Persen, Bupati Subandi Evaluasi Kinerja Kontraktor  Perbesar

Proyek Rigid Beton Kedungrejo -Wadungasri Deviasi 34 Persen, Bupati Subandi Evaluasi Kinerja Kontraktor 

SIDOARJO, transnews.co.id – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, melakukan inspeksi langsung terhadap progres dan kualitas proyek rigid beton ruas Jalan Kedungrejo–Wadungasri sepanjang 1,8 kilometer, Minggu (29/12/2025).

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan ketat terhadap kinerja kontraktor pelaksana proyek infrastruktur strategis daerah.

Dalam tinjauannya, Bupati Subandi menyatakan kekecewaannya lantaran progres pengerjaan proyek mengalami deviasi hingga 34 persen dari jadwal kontrak, sementara sisa waktu pengerjaan hanya tinggal empat hari. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu mobilitas warga dan aktivitas industri di kawasan padat penduduk tersebut.

“Kalau satu hari hanya mampu menyelesaikan 100 meter, dengan panjang 1,8 kilometer, berarti butuh 18 hari untuk satu sisi saja. Ini jelas tidak sebanding dengan sisa waktu kontrak,” tegas Subandi.

Ia menekankan, bahwa lambannya progres menjadi catatan serius bagi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mengevaluasi kinerja kontraktor.

Menurutnya, pengerjaan pengecoran seharusnya bisa dikebut hingga 300 meter per hari apabila didukung kesiapan modal dan manajemen proyek yang baik.

“Ini bukan sekadar soal teknis, tapi soal kesiapan kontraktor. Dari Kureksari, Tambakrejo hingga Brebek dikerjakan oleh pelaksana yang sama. Kalau modalnya cukup, pekerjaan tidak seharusnya tersendat,” ujarnya.

Bupati Subandi menegaskan, hasil evaluasi lapangan ini akan menjadi bahan koreksi bagi kontraktor bersangkutan, terutama dalam proyek-proyek pembangunan jalan ke depan.

Ia mengingatkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya menuntut penyelesaian tepat waktu, tetapi juga kualitas pekerjaan yang sesuai spesifikasi.

“Wilayah ini padat penduduk dan aktivitasnya tinggi. Pemerintah tidak bisa mentolerir keterlambatan yang merugikan masyarakat,” katanya.

Selain proyek jalan, Bupati Subandi juga meninjau pembangunan jembatan penghubung antara Desa Tambak Sawah dan Desa Tambak Sumur. Untuk proyek tersebut, ia menilai tidak terdapat kendala signifikan, namun tetap meminta percepatan agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Saya lihat jembatan ini tidak ada masalah berarti. Tinggal dipercepat agar segera bisa digunakan,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Revolusi Museum Sangiran: Dr. Sudibyo “Hidupkan” Fosil Lewat Teknologi Imersif dan Bit Arrangement

7 Maret 2026 - 03:28

Wujudkan Zero Narkoba Polres Jember Test Urine Bagi Para Perwira

7 Maret 2026 - 03:21

Ramadan Penuh Kebersamaan, Ormas PROGIB DPC Jepara Bagikan 1500 Takjil

7 Maret 2026 - 03:17

Kunjungi Pameran IFEX 2026, Ketua DPRD: Momentum Perluas Akses Pasar Global Furniture Jepara

7 Maret 2026 - 03:11

News Trending EKBIS