Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Jembatan Baru di Alasbuluh Banyuwangi Diduga Longsor, Warga Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan

Avatar photobadge-check


					Jembatan Baru di Alasbuluh Banyuwangi Diduga Longsor, Warga Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Perbesar

Jembatan Baru di Alasbuluh Banyuwangi Diduga Longsor, Warga Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI, transnews.co.id – Jembatan yang berada di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, yang baru saja selesai dibangun, dilaporkan mengalami kerusakan serius.

Padahal, jembatan tersebut berada di ruas jalan nasional yang menjadi penghubung vital antara Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Banyuwangi serta merupakan bagian dari jalur Pantura yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Bali.

Berdasarkan laporan masyarakat setempat, pada Minggu (11/1/2026) bagian struktur bawah atau pondasi jembatan mengalami longsor. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena jembatan tersebut merupakan urat nadi perekonomian kawasan Jawa Timur bagian timur.

Seorang warga setempat, Mat Halil, mengatakan bahwa kerusakan terjadi pada struktur bawah (abutment) dan sayap penyangga jembatan yang tampak ambles dan mengalami longsor.

“Struktur jembatan terlihat turun dan sayap penyangganya longsor. Di badan jembatan juga sudah terlihat retakan (crack) yang berpotensi melebar ke tengah badan jembatan,” ujarnya.

Ia menduga, kerusakan tersebut disebabkan oleh menurunnya kualitas struktur bangunan atau lemahnya pengawasan baik pada tahap perencanaan maupun saat proses pembangunan.

“Kami menduga ada masalah pada kualitas struktur abutment dan pengawasannya. Ini jembatan baru, tapi sudah ambrol,” tegasnya.

Kondisi tersebut membuat para pengguna jalan, khususnya kendaraan bertonase besar, merasa khawatir saat melintas di atas jembatan tersebut.

Warga pun berharap pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek kondisi jembatan.

“Kami minta segera dilakukan pemeriksaan, serta dipasang rambu peringatan dan pengaman di sekitar lokasi agar tidak terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan,” pungkas Mat Halil.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Dampingi Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang

14 Januari 2026 - 20:33

Gubernur Khofifah Dampingi Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang

Wabup Sidoarjo Resmikan Dapur MBG di Desa Temu, Warga Diminta Ikut Awasi Keamanan Makanan

14 Januari 2026 - 20:30

Wabup Sidoarjo Resmikan Dapur MBG di Desa Temu, Warga Diminta Ikut Awasi Keamanan Makanan

Wabup Sidoarjo Sidak SDN Jatikalang, Bangunan Sekolah Dinilai Membahayakan Siswa

14 Januari 2026 - 20:27

Wabup Sidoarjo Sidak SDN Jatikalang, Bangunan Sekolah Dinilai Membahayakan Siswa

Mahasiswa UPER Rancang Teknologi Pakan Cerdas, Untuk Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan

13 Januari 2026 - 22:43

Mahasiswa UPER Rancang Teknologi Pakan Cerdas, Untuk Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan
News Trending EKBIS