SURABAYA, transnews.co.id – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Purna Tugas Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Surat Keterangan Tanda Lulus Cumlaude, serta SK Kenaikan Pangkat Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 April 2026 kepada aparatur sipil negara (ASN), dalam apel pagi di Kantor Dinas Kominfo Jatim, Senin (6/4/2026).
Penyerahan SK Purna Tugas PPPK dan Surat Keterangan Tanda Lulus Cumlaude diberikan kepada Suparno, yang menjabat sebagai Penata Layanan Operasional pada Bidang Data dan Statistik.
Selain itu, SK Kenaikan Pangkat TMT 1 April 2026 diserahkan kepada 10 ASN di lingkungan Diskominfo Jatim. Mereka antara lain Achmad Fadlil Chusni yang naik dari Pembina (IVa) menjadi Pembina Tingkat I (IVb), Reni Agustin dari Penata Tingkat I (IIId) menjadi Pembina (IVa), serta Ida Prihatin Soegito Putra dari Penata Tingkat I (IIId) menjadi Pembina (IVa).

Kemudian, Feby Krisbiyantoro naik dari Penata (IIIc) menjadi Penata Tingkat I (IIId). Sementara itu, Suwarno Tehuayo, Sudarmanto, Feri Hadijaya, Rofi’i, dan Muhammad Ghufron masing-masing naik dari Pengatur Tingkat I (IId) menjadi Penata Muda (IIIa). Adapun Adi Dwi Cahyono naik dari Pengatur (IIc) menjadi Pengatur Tingkat I (IId).
Dalam sambutannya, Sherlita menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada para ASN yang menerima penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa purna tugas merupakan fase yang pasti akan dialami setiap pegawai.
“Purna tugas adalah hal yang pasti datang. Selagi masih ada waktu, mari kita berikan yang terbaik bagi Dinas Kominfo dan Provinsi Jawa Timur,”
“Selamat dan sukses bagi yang menerima kenaikan pangkat. Ini adalah bentuk apresiasi dari negara,” ujarnya.
Ia juga mendorong ASN untuk terus meningkatkan kompetensi, termasuk dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 maupun mengikuti berbagai pelatihan.
Selain itu, Sherlita mengungkapkan adanya peluang peningkatan kapasitas di bidang teknologi informasi melalui kerja sama internasional. Salah satunya adalah tawaran pelatihan ke India, khususnya dalam bidang keamanan siber dan big data.
“Ini kesempatan luar biasa bagi yang ingin belajar dan mengembangkan kemampuan, terutama di bidang cyber security dan big data,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Suparno menyampaikan rasa terima kasih dan kesannya selama mengabdi di lingkungan Diskominfo Jatim. Ia menyebut usia 58 tahun menjadi batas akhir masa pengabdiannya sebagai ASN.
“Selama bekerja di Kominfo, banyak kenangan yang saya dapatkan. Saya bangga menjadi bagian dari keluarga besar Diskominfo Jatim. Saya juga mohon maaf apabila selama bertugas terdapat sikap dan tutur kata yang kurang berkenan,” ungkapnya.












