Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Ngopi Bareng Bupati di Sumanding, Pemkab Jepara Dorong Desa Kopi Jadi Destinasi Wisata Baru

Avatar photobadge-check


					Ngopi Bareng Bupati di Sumanding, Pemkab Jepara Dorong Desa Kopi Jadi Destinasi Wisata Baru Perbesar

Ngopi Bareng Bupati di Sumanding, Pemkab Jepara Dorong Desa Kopi Jadi Destinasi Wisata Baru

JEPARA, transnews.co.id — Semangat pengembangan kopi lokal mewarnai rangkaian Sumanding KopiFest 2026 melalui kegiatan dialog interaktif bertajuk “Ngopi Bareng Bupati Jepara” yang digelar di kawasan Hutan Pinus Buper Sumanding, Acara tersebut menghadirkan langsung Bupati Jepara H. Witiarso Utomo bersama masyarakat Desa Sumanding dan wilayah sekitar.Jumat (22/5/2026) malam .

Suasana hangat dan penuh keakraban tampak sepanjang kegiatan. Warga yang hadir tidak hanya diajak menikmati kopi khas lereng Muria, tetapi juga berdiskusi mengenai masa depan industri kopi lokal dan pengembangan wisata desa berbasis perkebunan kopi.

Dalam sesi pembuka, Barista Jepara Afif Pancasetyawan memperkenalkan Kopi Robusta Sumanding sebagai salah satu produk unggulan daerah. Ia menjelaskan, kopi asal Pegunungan Muria tersebut memiliki karakter rasa yang khas dengan aroma kompleks, sentuhan citrus dan fruity, serta tekstur yang lembut di lambung.

“Karakter kopi Sumanding cukup unik dan memiliki potensi besar untuk dikenal lebih luas,” ujarnya.

Dialog kemudian dipandu Direktur Perusda Jepara, Wieke, bersama Afif Pancasetyawan. Dalam kesempatan itu, Bupati Witiarso turut menceritakan kedekatannya dengan budaya ngopi sejak masa kecil.

“Saya sejak kecil sudah dekat dengan budaya kopi karena sering berkumpul di angkringan bersama teman-teman sambil ngopi,” kata Witiarso.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kualitas kopi lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Menurutnya, Jepara memiliki potensi besar untuk dikenal bukan hanya sebagai kota ukir dan furnitur, tetapi juga sebagai daerah penghasil kopi berkualitas.

“Ke depan kami ingin Kopi Tempur, Kopi Sumanding, Kopi Batealit, dan kopi dari desa-desa lain di Jepara semakin dikenal masyarakat luas,” ungkapnya.

Sementara itu, Afif menjelaskan bahwa kualitas kopi sangat dipengaruhi proses budidaya dan panen. Buah kopi yang dipetik dalam kondisi matang dinilai mampu menghasilkan cita rasa terbaik saat diolah.

Selain menjadi ruang diskusi soal kopi, forum tersebut juga dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi. Petinggi Desa Sumanding menyebut sekitar 400 kepala keluarga di wilayahnya menggantungkan hasil dari perkebunan kopi.

Masyarakat berharap adanya dukungan pemerintah dalam bentuk pelatihan sumber daya manusia, penguatan pemasaran, hingga pembentukan asosiasi pengusaha kopi di Kabupaten Jepara agar produk lokal semakin berkembang.

Kelompok Taruna Tani Mapan (Tampan) Desa Sumanding juga menyampaikan kebutuhan alat roasting dan kendaraan operasional guna menunjang distribusi hasil produksi kopi mereka yang saat ini mengelola sekitar 5.000 pohon kopi.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Bupati Jepara menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan kawasan Sumanding sebagai sentra kopi sekaligus destinasi wisata alam.

Pemerintah Kabupaten Jepara, lanjutnya, telah menyiapkan anggaran sekitar Rp4,5 miliar untuk pembangunan akses jalan Damarwulan–Tempur. Adapun jalur Duplak Sumanding akan diawali dengan pengerasan sebelum peningkatan infrastruktur dilakukan secara bertahap.

“Kami berharap kawasan Sumanding dapat tumbuh menjadi destinasi wisata alam dan wisata kopi yang mampu menarik pengunjung serta meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Baca Lainnya

DPW SWI Jatim dan Wartawan Malang Raya Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Mubarot NU Kepanjen

23 Mei 2026 - 20:09

Festival Pesantren 2026 Vol. 01 Sukses Digelar, Meriahkan HUT ke-27 Kota Depok

23 Mei 2026 - 15:10

Nakhodai SWI Periode 2026-2031, Iskandar Tegaskan Komitmen Kolaborasi

23 Mei 2026 - 14:06

Dorong Transisi Energi, Universitas Pertamina Bedah Solusi Kota Rendah Emisi Bersama Pakar USC dan Pertamina

22 Mei 2026 - 21:07

News Trending NASIONAL