Menu ✖

Otomatis

DAERAH

Ada 28 Titik Api, Lahan Terbakar di Kab Siak Mencapai 79 Hektare

LOGOS TNbadge-check

Ada 28 Titik Api, Lahan Terbakar di Kab Siak Mencapai 79 Hektare Perbesar

Suasana Rakor Karhutla Virtual (Photo-HMS)
Kab Siak, TransNews.co.id-Bupati Siak Alfedri saat mengikuti Rakor terkait penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau secara virtual,bersama Gubernur Riau Syamsuar, Selasa (9/3/2021) melaporkan bahwa Titik api di Kabupaten Siak sampai saat ini berjumlah 28 titik api, dengan total lahan yang terbakar sekitar 79 Hektar.

“Sesuai dengan laporan dari Dasbord aplikasi pemantau titik api (Lancang Kuning), di Siak hari ini memang benar masih ada 4 titik api, yakni di Kampung Temusai Kecamatan Bungaraya. Dan Alhamdulillah titik api tersebut sudah bisa dikendalikan dengan cara membuat skat bakar.

“Mudah-mudahan dalam 1 atau 2 hari kedepan api sudah padam”, kata Alfedri.

Terkait dengan penanganan Karhutla di Kabupaten Siak, Pemkab Siak juga telah melaksanakan rapat koordinasi bersama unsur Forkompimda, pihak Kecamatan, dan unsur terkait lainnya pada 10 Februari 2021.

“Selain itu, kami juga telah menetapkan status siaga darurat bencana akibat Karhutla dari tanggal 1 februari sampai 31 Oktober 2021,”jelasnya.

Untuk tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Siak mendapatkan dukungan Kanal Blocking dari BRG sebanyak 25, yang berada di Kecamatan Koto Gasib, Mempura dan Bungaraya.

“Jadi total keseluruhan kanal Blocking di Kabupaten Siak berjumlah 279 kanal Blocking. Sementara untuk embung di Kabupaten Siak berjumlah 103”, ucap Alfedri, diruang Bandar Siak, Lantai II Kantor Bupati Siak, Selasa (8/3/2021).

Alfedri juga menjelaskan bahwa untuk tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Siak juga telah menganggarkan pengadaan alat untuk pemadaman Karhutla yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBHDR), yang sudah di verifikasi dan divalidasi oleh tim dari Kementerian Kehutanan.

“Alat tersebut diantaranya, untuk mobil Water Bombing 5 unit, mobil untuk angkutan logistik dan orang 6 unit , serta mobil angkutan peralatan 6 unit”, jelas Alfedri.

Dia menandaskan selain mobil, juga ada dianggarkan 74 unit pompa mesin diantaranya pompa induk 6 unit, pompa jinjing 44 unit, pompa apung 6 unit dan pompa tunggu 18 unit. Serta kendaraan roda dua 12 unit,”Pungkasnya.(dra) Editor:Nas
Photo Utama:Dok Ant

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sastrawan Lintas Generasi Unjuk Gigi di Acara Puncak Festival Sastra Jakarta 2026 di TIM

5 Nov 2026 - 08:25 WIB

Sastrawan Lintas Generasi Unjuk Gigi di Acara Puncak Festival Sastra Jakarta 2026 di TIM

Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Rutilahu di Probolinggo, Lima Warga Dapat Bantuan Renovasi

4 Nov 2026 - 19:20 WIB

Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Rutilahu di Probolinggo, Lima Warga Dapat Bantuan Renovasi

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Malang Tuntas 100 Persen, Siap Diresmikan

4 Nov 2026 - 19:16 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Malang Tuntas 100 Persen, Siap Diresmikan

Desa Lojejer Gelar Sosialisasi Kesiapan Panen Raya Jagung Serentak Nasional

3 Nov 2026 - 18:52 WIB

Desa Lojejer Gelar Sosialisasi Kesiapan Panen Raya Jagung Serentak Nasional

Job Fair Sidoarjo Sediakan 4.246 Lowongan, TPT Masih Tertinggi di Jatim

3 Nov 2026 - 18:05 WIB

Job Fair Sidoarjo Sediakan 4.246 Lowongan, TPT Masih Tertinggi di Jatim

Progres Pembangunan TPST Kabupaten Gresik Capai 53 Persen, Optimis Tuntas Akhir Desember 2026

3 Nov 2026 - 18:03 WIB

Progres Pembangunan TPST Kabupaten Gresik Capai 53 Persen, Optimis Tuntas Akhir Desember 2026
Trending di DAERAH