Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Amankan Sistem Kelistrikan, Tim PDKB PLN UIT JBB Berhasil Angkat Benda Asing di Gardu Induk

Avatar photobadge-check


					Amankan Sistem Kelistrikan, Tim PDKB PLN UIT JBB Berhasil Angkat Benda Asing di Gardu Induk Perbesar

Jakarta, Transnews.co.id – Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat, di Unit Pelaksana Transmisi Pulogadung berhasil melakukan pengambilan benda asing berupa layang-layang yang tersangkut pada insulator busbar B Bay Gambir Baru di Gardu Induk (GI) 150 kV Plumpang.

Kehadiran layang-layang di sekitar jaringan transmisi listrik berisiko tinggi menimbulkan gangguan sistem, bahkan potensi bahaya bagi keselamatan masyarakat. Menyadari hal tersebut, tim PDKB PLN UPT Pulogadung segera melakukan identifikasi lokasi dan evakuasi benda asing yang membahayakan sistem kelistrikan.

Pekerjaan pengambilan layang-layang dilakukan sesuai dengan prosedur PDKB yang berlaku, sehingga pekerjaan bisa dilakukan dengan aman tanpa adanya pemadaman busbar. Kegiatan juga didahului dengan briefing K3 untuk memastikan keselamatan seluruh personel.

“Tindakan cepat ini kami ambil untuk mencegah potensi gangguan lebih lanjut, mengingat busbar merupakan bagian penting dalam distribusi daya dari gardu induk,” ujar Himmel Sihombing, General Manager PLN UIT JBB.

PLN terus mengimbau masyarakat agar tidak bermain layang-layang di sekitar jalur transmisi dan gardu induk, mengingat risiko gangguan dan kecelakaan yang dapat ditimbulkan.

Benang atau rangka layang-layang yang tersangkut pada kabel atau peralatan listrik bisa menyebabkan hubung singkat (short circuit) dan trip jaringan, yang berakibat pada pemadaman listrik.

Partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan nasional, terutama menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Baca Lainnya

Tim ERS PLN UIT JBB, Garda Terdepan Pemulihan Sistem Kelistrikan Saat Kondisi Darurat

13 Juni 2026 - 13:21

Raditya Dika di Universitas Pertamina: Jangan Cuma Punya Ide, Generasi Muda Harus Berani Eksekusi!

12 Juni 2026 - 16:12

PLN Edukasi Manfaat dan Bahaya Listrik kepada Siswa-Siswi SDN Banyumas 2 Pandeglang

10 Juni 2026 - 18:25

Hari ini Harga Pertamax Rp.16.250 per Liter

10 Juni 2026 - 00:35

News Trending NASIONAL