Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Batujaya Dikepung Banjir, Air Masuk Kepemukiman dan Merendam Area Pasar

LOGOS TNbadge-check


					Air Masuk Ke Rumah  yang ditempati oleh kedua warga Lansia
 H.Nana dan Hj.Siti Romlah di dusun Kerajan satu. Perbesar

Air Masuk Ke Rumah yang ditempati oleh kedua warga Lansia H.Nana dan Hj.Siti Romlah di dusun Kerajan satu.

Karawang, Transnews.co.id – Akibat intensitas hujan yang tinggi diiringi dengan suara petir yang keras,bergema membuat masyarakat setempat ketakutan hingga menjadikan suasana was was,penuh dengan kehawatiran terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Derasnya hujan dengan intensitas tinggi membuat permukiman, pertokoan masyarakat sekitar pasar, DTP puskesmas Batujaya,Dusun Kerajan Dan Dusun pasar Desa Batujaya Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang Jawa Barat Terendam Air.

Menurut salah seorang warga yang mendiami rumah dipinggir area Pasar Tradisional Desa Batujaya,Kondisi yang diakibatkan hujan deras dari jam 3 sore Selasa (18/1/2022) genangan air didalam rumah hingga diatas lutut orang dewasa.

Para pedagang DiArea Pasar Tradisional Banyak yang Tutup karena dagangannya terendam air, Air Akibat hujan masuk keprtokoan yang mengakibatkan berdampak kepada mata pencaharian komunitas pedagang pasar.

Intensitas hujan kali ini benar-benar extrem,permukiman warga yang biasanya Air tidak masuk kedalam rumah Identik dataranya tinggi.

Hujan kali ini memasuki hingga kedalaman rumah menggenagi salah satunya rumah yang didiami warga lansia Pak H.Nana Dan Hj.Siti Romlah yang bersebelahan dengan DTP Puskesmas Batujaya,air masuk kedalam rumah bahkan kapenjuru kamar.Ujar BR.18/1-2022.

Menurut MM dari pihak Jawara Jaga Kampung (Jajaka) Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, banjir yang mengakibatkan merendam permukiman warga Dan pertokoan Pasar Tradisional Desa Batujaya diduga karena sarana drainase yang harus difasilitasi diajukan oleh pemerintah Desa Dan Kecamatan Kepemerintah Kabupaten.

“Banjir akibat Air hujan sehingga menggenangi permukiman dan pertokoan area pasar manakala dibiarkan dapat melumpuhkan perekonomian warga,patut adanya perhatian pemerintah agar tidak terulang diduga kuat karena prasarana drainase yang buruk menjadi problem,” Ujar MM.

Drainase yang merupakan salah satu unsur prasarana umum yang dibutuhkan masyarakat patut diprioritaskan oleh pemerintah serta ditempatkan dalam kebutuhan emergency Projek Tanggap Darurat.

Pungsi Drainase salah satunya membebaskan suatu area dari genangan air banjir, maupun erosi terutama pada daerah yang memiliki kepadatan penduduk tinggi.

Dan tujuan Drainase itupula untuk meningkatkan kesehatan lingkungan, pengendalian kelebihan air, dapat mengurangi genangan air yang menyebabkan bersarangnya nyamuk malaria, menghindari bahaya kerusakan material, kerugian dan beban lain disebabkan banjir dsb.

Diharapkan Bupati Karawang, DPRD Kabupaten Karawang,Dinas Pekerjaan Umum Permukiman Rakyat (DPUPR) Kabupaten Karawang,Dinas Sosial,Camat Batujaya,Kepala Desa Batujaya Agar memfasilitasi untuk diprioritaskan mendapatkan pembangunan prasarana Drainase lewat Anggaran Murni APBD ll 2022 . Ungkap MM. 18/1-2022. (Yusup)

Baca Lainnya

Konflik Timur Tengah Memanas, BP3MI Jatim Siagakan Satgas 24 Jam dan Antisipasi Lonjakan Kepulangan PMI

21 Maret 2026 - 21:46

Pastikan Arus Mudik Aman dan Terkendali, Bupati Bersama Forkopimda Sidoarjo Sidak Pos Pengamanan Malam Idul Fitri

21 Maret 2026 - 21:42

Atasi Lonjakan Distribusi Barang, Peneliti UPER Raih Pendanaan RIIM KI untuk Kembangkan Kendaraan Otonom Logistik

20 Maret 2026 - 10:57

Dugaan Oknum TNI Terlibat Penyiraman Air Keras, BEM PSI: Jangan Lindungi Pelaku!

19 Maret 2026 - 18:52

News Trending HUKUM