Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Belum Ada Kepastian Kapan KBM: PGRI Jatim Desak Pemerintah Membuat Studio Khusus Untuk Belajar

LOGOS TNbadge-check

Surabaya,TransNews.co.id- Ketua PGRI Jawa Timur, Teguh Sumarno ketika menjawab pertanyaan awak media sehubungan pentingnya media pembelajaran selain daring agar semua pelajar bisa menikmati PJJ di Kota dan Desa,mengatakan,diharapkan Pemerintah bisa membuat studio khusus pembelajaran selain yang sudah berjalan, yakni daring.

“Hal itu karena belum adanya kepastian kapan awal ajaran baru bagi anak sekolah,” ujar Teguh,melalui release Kamis (4/6/2020).

Menurut Teguh, Pembuatan Studio khusus menyiarkan pembelajaran di masa pademi sangat dibutuhkan, alasan utamaya bisa menjangkau di berbagai pelosok wilayah di daerah yang susah menggunakan jaringan internet atau sering putus-putus.

“Selain bisa di jangkau oleh semua pelajar di daerah manapun,pembelajaran lewat studio televisi tersebut tidak berbayar, sehingga orang tua tidak terbebani, yang tidak punya tv bisa diatur sedemikian rupa, misalnya dengan temannya yang dekat, atau disiapkan di pendopo, balai rw, balai rt oleh perangkat desa,”ungkapnya.

Untuk teknisnya? Kata Teguh, Pemerintah Pusat bisa mensupoort anggaran untuk Pemerintah Provinsi bahkan bisa ke Pemkab/Pemkot agar bisa bekerjasama dengan stasiun tv lokal.

Biaya produksi untuk tv lokal kata Teguh, jelas ada, tapi tidak besar kemungkinannya, karena stasiun tv juga di harapkan bisa sinergi karena untuk keperluan anak bangsa di situasi pandemi,”pungkas Teguh.

Sementara itu Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan Kota Surabaya,Mamik mengaku setuju atas masukan yang di kemukakan Ketua PGRI Jawa Timur.

“Saya setuju adanya studio khusus pembelajara, tapi semua harus dengan baik, mulai jadwal, tenaga pengajar serta materi ajar,”timpalnya. (Ihw) Editor:Nas

Baca Lainnya

Wujudkan Kepedulian di Bulan Ramadhan, GWS Jepara Gelar Aksi Berbagi Takjil

14 Maret 2026 - 01:05

Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan, Bupati Subandi Target Tuntas Sebelum Lebaran

14 Maret 2026 - 01:02

Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 26,76 Persen, Target Rampung Juni 2026

14 Maret 2026 - 01:00

Rentetan Kebakaran di Nalumsari Jepara, Dari Rumah Joglo hingga Penggilingan Padi

13 Maret 2026 - 16:30

News Trending DAERAH