Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Bupati Raja Ampat Lantik Pejabat Eselon II dan Eselon III

LOGOS TNbadge-check


					Bupati Raja Ampat Lantik Pejabat Eselon II dan Eselon III Perbesar

Raja Ampat, Transnews.co.id – Bupati Kabupaten Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE melantik puluhan pejabat Eselon II dan ratusan pejabat Eselon III di Lingkungan Pemda Raja Ampat. Pelantikan yang ditandai dengan pengambilan sumpah janji jabatan tersebut berlangsung di Pantai Waisai Torang Cinta, Kota Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Rabu (19/1/2021).

Abdul Faris Umlati, SE dalam sambutannya menjelaskan pelantikan tersebut sebagai sesuatu yg normatif dalam pemerintahan. Ini bagian penyegaran.

Diakuinya, penempatan pejabat tersebut berdasar pertimbangan hasil asesment dan penilaian kinerja yang merupakan kewenangan kepala daerah

“Pejabat yang dilantik ini dinilai berdasarkan kompeten. Pada kali ini tidak ada yang non job,” ujarnya.

Dirinya juga mengakui dalam pemerintahan tidak ada tempat basah atau tempat kering.

“Biasa di Raja Ampat ini melihat staf ahli sebagai tempat pembuangan, tapi saya tegaskan staf ahli bukan tempat pembuangan. Staf Ahli itu penting. Jangan anggap jabatan itu buangan. Saya butuh staf ahli memberikan pertimbangan sesuatu kepada bupati,” tegasnya.

Dirinya juga meminta kepada pejabat yang baru dipromosikan untuk menunjukkan kemampuan dan pemikiran yang baik untuk membangun Raja Ampat.

Dirinya juga meminta kepada pejabat yang baru dilantik untuk tanggungjawab, bekerja dengan jujur dan baik.

“Orang tidak tanggung jawab itu pecundang. Juga hal-hal kecil diselesaikan di bawah,” ucap Bupati.

Bupati minta kepada pimpinan OPD untuk melakukan pembenahan atau evaluasi di dinas masing-masing.

Dirinya menjelaskan, ada pejabat yang dipertahankan karena ada tugas yang harus diselesaikan dan membangun tim kerja yang baik.

“Kita adalah team work dalam pemerintahan Raja Ampat. Pejabat harus bangun keharmonisan sampai ke tingkat bawah,” tambahnya.

Dirinya juga meminta kepala distrik, dirinya meminta untuk tinggal ditempat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kepala distrik kerja sama dgn bawahan. Misalnya, bendahara tinggal di kota. Kepala distrik harus tinggal ditempat. Enam bulan kepada akan kita evaluasi,” ujarnya.

Pelantikan yang berdasarkan SK. Bupati Raja Ampat Nomor: 821.2/032/BKPSDM/RA/2022 tertanggal 19 Januari 2022 tersebut terdiri Eselon III b sebanyak 130, Eselon III A sebanyak 48, sedangkan pejabat eselon II.B sebanyak 43 orang yang terdiri dari kepala dinas dan staf ahli.

Baca Lainnya

Jatim Siaga Mudik Lebaran 2026, Dinkes Dirikan 230 Pos Kesehatan dan Siapkan Ribuan Tenaga Medis

5 Maret 2026 - 19:10

Sidak Jelang Lebaran, Bupati Subandi Pastikan Stok Aman dan Harga Sembako Stabil di Sidoarjo

5 Maret 2026 - 19:08

Bupati Subandi Sosialisasi Perbup Baru, Anggaran Desa Jangan Disalahgunakan

5 Maret 2026 - 03:57

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 1 Dikebut, 287 Pekerja Diterjunkan

4 Maret 2026 - 22:42

News Trending DAERAH